{"id":146,"date":"2017-12-26T10:42:17","date_gmt":"2017-12-26T10:42:17","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.wecare.id\/?p=146"},"modified":"2017-12-26T10:42:17","modified_gmt":"2017-12-26T10:42:17","slug":"4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/","title":{"rendered":"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga"},"content":{"rendered":"<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"alignnone wp-image-147\" src=\"https:\/\/blog.wecare.id\/wp-content\/uploads\/2017\/12\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga-300x232.jpg\" alt=\"\" width=\"689\" height=\"533\" \/><\/p>\n<p>Bila Anda memiliki kebiasaan membersihkan telinga dengan kapas (cotton bud), sebaiknya mulai sekarang tinggalkan kebiasaan tersebut. Meski enak, membersihkan telinga dengan menggunakan cotton bud tidak dibenarkan karena berbahaya dan tidak efektif.<\/p>\n<p>Pasalnya, gendang telinga dan tulang kecil di telinga tengah yang disebut ossicles, mudah rusak dan bahkan mungkin memerlukan pembedahan untuk memperbaiki, jelas Boris Chernobilsky, MD, asisten profesor klinis THT di Sekolah Kedokteran Icahn, Mount Sinai, New York. \u201cDalam skenario terburuk, kerusakan pada ossicles dapat menyebabkan kebocoran cairan dari telinga bagian dalam,\u201d katanya. Dia menambahkan hal ini akan menyebabkan vertigo parah dan berpotensi mengalami gangguan pendengaran permanen. Selain itu, kulit saluran telinga sangat tipis sehingga mudah rusak. \u201cJika kulit rusak, bisa terinfeksi dan menyebabkan infeksi telinga luar yang menyakitkan\u201d katanya.<\/p>\n<p>Jika Anda ingin menjaga telinga Anda dalam kondisi sempurna, Anda dapat hentikan kebiasaan ini:<\/p>\n<p><strong>Membersihkan telinga secara teratur\u00a0<\/strong><br \/>\nMembersihkan telinga sebenarnya tidak perlu setiap hari karena telinga bisa membersihkan dirinya sendiri. Begitu penjelasan Chernobilsky. \u201cTelinga memiliki kemampuan untuk mendorong kotoran keluar dari salurannya ke telinga luar,\u201d katanya. Bila Anda menggerakkan rahang dan melakukan gerakan mengunyah, Anda membantu proses ini.<br \/>\nKotoran telinga sendiri adalah kombinasi dari serumen yang diproduksi kelenjar sebaceous tubuh guna menjaga kulit di telinga tetap lembap, serta sel kulit mati yang secara alami dirontokkan saluran telinga. \u201cSerumen adalah lotion kulit alami,&#8221; kata Dr. Chernobilsky. &#8221; Serumen juga yang membunuh beberapa jenis bakteri dan mencegah pertumbuhan jamur.&#8221; Jadi, daripada mengorek telinga, lebih baik tunggu kotorannya keluar, lalu bersihkan secara perlahan dengan kain halus.<\/p>\n<p><strong>Memasukkan kapas<\/strong><br \/>\nCotton bud bukan untuk dimasukkan ke dalam telinga. Bentuk yang kaku dan runcing bisa merusak kulit, gendang telinga dan ossicles. Cotton bud juga bisa mendorong kotoran masuk lebih dalam dan menyebabkan impaksi. Selain itu, ada kemungkinan kepala kapas masuk ke dalam saluran telinga Anda. Satu lagi kemungkinan yang tidak menyenangkan: kepala kapas bisa masuk ke dalam saluran telinga Anda. Jika itu terjadi, Anda perlu menemui dokter untuk mengambilnya.<\/p>\n<p><strong>Memasukkan benda runcing\u00a0<\/strong><br \/>\n&#8220;Orang-orang akan menempelkan apa saja yang bisa mereka pikirkan ke dalam telinga, saat mereka merasa tidak nyaman, dari kuku jari mereka yang panjang, jepitan, jarum jahit, kunci, dan sebagainya. &#8221; Apa pun yang tajam atau berbentuk serupa dengan cotton bud, akan menimbulkan risiko pemotongan kulit dan kerusakan telinga bagian dalam dan luar yang sama.<\/p>\n<p><strong>Menggunakan lilin<\/strong><br \/>\nAnda mungkin pernah mendengar ear candle. Ya, cara membersihkan telinga dengan memasukkan liling berongga berbentuk kerucut ke dalam telinga, tidak disarankan. Panas nyala api seharusnya menciptakan efek vakum, menarik kotoran ke luar. Beberapa orang menganggap cara itu berhasil dan memiliki efek rileks. Sebaliknya, Dr. Chernobilsky menganggapnya sangat berbahaya: &#8220;Saya telah melihat gendang telinga berlubang karena penggunaan lilin ini,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Lantas apakah ada cara aman untuk menghilangkan kotoran? Dr. Chernobilsky menyarankan untuk dibiarkan. Memang ada beberapa orang yang mungkin menumpuk kotoran lebih cepat, seperti orang yang menggunakan alat bantu dengar, dokter yang menggunakan stetoskop,dan lainnya. Jika kotoran telinga benar-benar mengganggu Anda, sebaiknya kunjungi dokter THT untuk membersihkan telinga Anda setiap beberapa bulan.<\/p>\n<p>Sebelum mengunjungi dokter, mungkin Anda perlu mencoba pelunak kotoran, selama Anda tahu bahwa telinga Anda sehat dan Anda tidak memiliki luka di atau di sekitar gendang telinga. Pelunak kotoran biasanya berupa larutan berminyak yang diteteskan ke dalam telinga, yang akan membuat kotoran telinga lebih lunak dan meluncur ke telinga luar.<br \/>\nTrik lain yang bisa Anda coba adalah miringkan kepala ke samping dan teteskan minyak mineral di telinga. &#8220;Saya lebih memilih minyak mineral untuk minyak bayi karena lebih lembap dan tidak memiliki wewangian,&#8221; kata Dr. Chernobilsky. Lalu taruh kepala Anda di atas handuk.<\/p>\n<p>Ditinjau oleh: dr. Jezy Reisya<\/p>\n<p>Artikel ini merupakan kerjasama antara Meetdoctor dan WeCare.id<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/meetdoctor.com\/article\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\">https:\/\/meetdoctor.com\/article\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga<\/a><\/p>\n<p>Kunjungi <a href=\"https:\/\/meetdoctor.com\">https:\/\/meetdoctor.com<\/a> untuk mendapatkan berbagai informasi menarik tentang kesehatan!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bila Anda memiliki kebiasaan membersihkan telinga dengan kapas (cotton bud), sebaiknya mulai sekarang tinggalkan kebiasaan tersebut. Meski enak,<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":147,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-146","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga - Empower<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Bila Anda memiliki kebiasaan membersihkan telinga dengan kapas (cotton bud), sebaiknya mulai sekarang tinggalkan kebiasaan tersebut. Meski enak,\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2017-12-26T10:42:17+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga\",\"datePublished\":\"2017-12-26T10:42:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/\"},\"wordCount\":612,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"articleSection\":[\"Berita &amp; Event\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/\",\"name\":\"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2017-12-26T10:42:17+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga - Empower","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga - Empower","og_description":"Bila Anda memiliki kebiasaan membersihkan telinga dengan kapas (cotton bud), sebaiknya mulai sekarang tinggalkan kebiasaan tersebut. Meski enak,","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2017-12-26T10:42:17+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga","datePublished":"2017-12-26T10:42:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/"},"wordCount":612,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","articleSection":["Berita &amp; Event"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/","name":"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2017-12-26T10:42:17+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/4-kesalahan-dan-cara-yang-benar-membersihkan-telinga\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Kesalahan dan Cara yang Benar Membersihkan Telinga"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=146"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/146\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=146"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=146"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=146"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}