{"id":1643,"date":"2020-11-25T05:27:13","date_gmt":"2020-11-25T05:27:13","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=1643"},"modified":"2020-11-25T05:27:13","modified_gmt":"2020-11-25T05:27:13","slug":"apa-itu-anxiety","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/","title":{"rendered":"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity?"},"content":{"rendered":"\n<p>Jika kita membahas tentang <em>anxiety <\/em>dan <em>insecurity, <\/em>perlu kita ketahui bahwa keduanya merupakan ketakutan akan sebuah ancaman, namun berada di level dan konteks yang berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p><em>Insecurity<\/em> seringkali mengakibatkan pikiran negatif mengenai kemampuan seseorang untuk menyesuaikan diri dengan teman, mencapai tujuan, atau menemukan penerimaan dan dukungan. Sedangkan <em>anxiety <\/em>adalah perasaan tidak aman, tidak nyaman, khawatir, takut, atau ragu-ragu, yang menyerang seseorang dengan lebih ekstrim hingga mengganggu kehidupan sehari-harinya. Karena itu, <em>anxiety<\/em> dan <em>insecurity<\/em> tidaklah sama.  <\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Donasi bantu sesama bersama <a href=\"https:\/\/wecare.id\/\">WeCare disini<\/a>.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><em>Anxiety <\/em>terkait dengan kondisi kesehatan mental, harus didiagnosa dan ditangani oleh psikolog atau psikiater. Sedangkan <em>insecurity <\/em>merupakan sebuah perasaan yang lebih umum dan dapat dirasakan oleh semua orang. Untuk lebih mengenal apa itu <em>anxiety <\/em>dan apa saja gejalanya, yuk simak artikel berikut!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apakah yang Dimaksud dengan <em>Anxiety<\/em>?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Anxiety<\/em> merupakan reaksi pikiran dan tubuh terhadap situasi stres, berbahaya, atau asing. Ini adalah perasaan tidak nyaman, tertekan, atau takut yang dirasakan sebelum peristiwa penting. Tingkat kecemasan tertentu membantu orang untuk tetap waspada dan waspada, tetapi bagi mereka yang menderita gangguan kecemasan, perasaan cemas yang berlebihan, bisa sangat melemahkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Perasaan cemas yang parah atau muncul setiap saat membuat orang menjadi sulit untuk menghadapi kehidupan sehari-hari. <em>Anxiety<\/em> bisa mengakibatkan gejala fisik, contohnya jantung berdebar kencang, nyeri, atau kram perut. Bagi sebagian orang, gejala fisik ini menjadi perhatian utama mereka.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;usahabareng&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis <em>Anxiety Disorder<\/em>\/Gangguan Kecemasan<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p><em>Anxiety<\/em> atau kecemasan ada beragam jenisnya. Yang paling umum di antaranya adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gangguan kecemasan umum (GAD)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Orang dengan GAD akan merasa cemas hampir setiap hari, mengkhawatirkan banyak hal, selama enam bulan atau lebih.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kecemasan sosial (<em>Social Anxiety<\/em>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Orang dengan <em>social anxiety<\/em> sangat takut dikritik, dipermalukan atau dihinakan, bahkan di dalam situasi sehari-hari, contohnya ketika berbicara di depan umum, makan di depan umum, bersikap tegas di tempat kerja, atau berbasa-basi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gangguan Panik (<em>Panic Disorder<\/em>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Orang dengan <em>panic disorder<\/em> akan mengalami serangan panik secara teratur tanpa ada pemicu khusus. Keadaan ini bisa terjadi secara tiba-tiba dan terasa intens dan menakutkan. Ada kemungkinan orang tersebut juga khawatir akan mengalami serangan panik lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gangguan Obsesif-Kompulsif (OCD)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Gangguan obsesif-kompulsif (OCD) ditandai dengan pikiran atau perilaku yang tidak diinginkan yang tampaknya tidak mungkin dihentikan atau dikendalikan. Orang dengan OCD merasa terganggu oleh obsesi, seperti kekhawatiran berulang bahwa mereka lupa mematikan oven atau mungkin melukai seseorang. Orang tersebut mungkin juga menderita kompulsi yang tidak terkendali, contohnya mencuci tangan berulang kali.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Fobia dan Ketakutan Irasional<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Fobia merupakan ketakutan yang tidak realistis atau berlebihan terhadap aktivitas, objek, atau situasi tertentu yang pada kenyataannya hanya menghadirkan sedikit atau bahkan tidak berbahaya sama sekali. Orang dengan fobia yang parah mungkin berusaha keras untuk menghindari objek ketakutannya. Sayangnya, penghindaran hanya memperkuat fobia.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;bantu-orangutan&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gangguan Stres Pascatrauma (PTSD)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Gangguan stres pascatrauma (PTSD) merupakan gangguan kecemasan ekstrem yang dapat terjadi setelah mengalami peristiwa traumatis atau yang mengancam jiwa. Gejala PTSD termasuk kilas balik atau mimpi buruk tentang kejadian tersebut, kewaspadaan berlebihan, mudah terkejut, menarik diri dari orang lain, dan menghindari situasi yang mengingatkan orang tersebut pada peristiwa tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menguliti Kulit (<em>Skin-Picking<\/em>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menguliti kulit secara medis dikenal dengan istilah dermatillomania. Ini merupakan gangguan kontrol impuls. Orang yang menderita <em>skin-picking<\/em> akan mengorek kulit secara terus-menerus. Kulit yang dipilih seringkali kulit yang sehat sehingga bisa mengakibatkan kerusakan kulit, termasuk, pendarahan, memar juga bekas permanen. Umumnya kulit yang dipilih adalah kulit di area wajah tapi bisa juga area yang lain. &nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menarik Rambut (<em>Hair Pulling<\/em>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Trikotilomania adalah istilah medis untuk kebiasaan menarik rambut. Ini merupakan gangguan kontrol impuls. Orang dengan kondisi ini merasakan dorongan untuk mencabut rambut. Rambut yang ditarik bisa dari kulit kepala atau tempat lain seperti lengan, kaki, bulu mata, atau area kemaluan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kamu merasa memiliki rasa cemas dan gejala&nbsp;<em>anxiety<\/em>, sebaiknya segera konsultasikan ke psikiater. Untuk mendiagnosa gangguan kecemasan yang kamu alami, psikiater akan melakukan pemeriksaan psikologis.<\/p>\n\n\n\n<p>Perhatikan selalu kesehatan mental kamu, jaga, rawat, dan berbuat baiklah ke dirimu sendiri. Selain itu, <a href=\"https:\/\/wecare.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">WeCare<\/a> mau ajak kamu untuk <a href=\"https:\/\/wecare.id\/initiative\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">berbagai kebaikan <\/a>juga kepada<a href=\"https:\/\/wecare.id\/patient\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> pasien tidak mampu<\/a> yang membutuhkan<\/p>\n\n\n\n<p>Buka tautan diatas untuk donasi atau gunakan aplikasi WeCare.id di <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/wecare-id\/id1494212891\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">App Store<\/a> atau <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.wecare.wellcare&amp;hl=en_US&amp;gl=US\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Google Play<\/a> supaya donasi menjadi lebih mudah. Niscaya dengan membantu sesama, pikiran dan perasaan kita dapat selalu diberkahi dengan hal positif.<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Referensi:<\/h4>\n\n\n\n<p>Blue, B. (2013). Types of anxiety. BeyondBlue.org.<br>Depression.org. (2016). <em>Anxiety &#8211; What you need to know<\/em>. Depression.org.nz.<br>Guide, H. (2020). <em>Anxiety Disorders and Anxiety Attacks<\/em>. Helpguide.org.<br>Rethink. (2019). <em>Anxiety Disorders<\/em>. Rethink.org.<br>Tanja Jovanovic, P. (2011). <em>What is Anxiety?<\/em>. Anxiety.org.<br>Therapy, G. (2015). <em>Insecurity<\/em>. GoodTherapy.org<br>Typology, E. (2016). <em>INSECURITY<\/em>. Emotiontypology.com.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Anxiety atau gangguan kecemasan adalah kondisi mental di mana kecemasan terjadi terlalu sering dan mengganggu. Kenali gejala dan jenis nya!<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1644,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,19,10,26],"tags":[229,230,25,198,35,23],"class_list":["post-1643","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-featured","category-info-penyakit","category-mental-health","tag-anxiety","tag-gangguan-kecemasan","tag-info-kesehatan","tag-kesehatan-mental","tag-mental-health","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity? - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Anxiety atau gangguan kecemasan adalah kondisi mental di mana kecemasan terjadi terlalu sering dan mengganggu. Kenali gejala dan jenis nya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity? - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Anxiety atau gangguan kecemasan adalah kondisi mental di mana kecemasan terjadi terlalu sering dan mengganggu. Kenali gejala dan jenis nya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-11-25T05:27:13+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity?\",\"datePublished\":\"2020-11-25T05:27:13+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/\"},\"wordCount\":743,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"anxiety\",\"gangguan kecemasan\",\"info kesehatan\",\"kesehatan mental\",\"mental health\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Berita &amp; Event\",\"Featured\",\"Info Kesehatan\",\"Mental Health\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/\",\"name\":\"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity? - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2020-11-25T05:27:13+00:00\",\"description\":\"Anxiety atau gangguan kecemasan adalah kondisi mental di mana kecemasan terjadi terlalu sering dan mengganggu. Kenali gejala dan jenis nya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity? - Empower","description":"Anxiety atau gangguan kecemasan adalah kondisi mental di mana kecemasan terjadi terlalu sering dan mengganggu. Kenali gejala dan jenis nya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity? - Empower","og_description":"Anxiety atau gangguan kecemasan adalah kondisi mental di mana kecemasan terjadi terlalu sering dan mengganggu. Kenali gejala dan jenis nya!","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2020-11-25T05:27:13+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity?","datePublished":"2020-11-25T05:27:13+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/"},"wordCount":743,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["anxiety","gangguan kecemasan","info kesehatan","kesehatan mental","mental health","wecare.id"],"articleSection":["Berita &amp; Event","Featured","Info Kesehatan","Mental Health"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/","name":"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity? - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2020-11-25T05:27:13+00:00","description":"Anxiety atau gangguan kecemasan adalah kondisi mental di mana kecemasan terjadi terlalu sering dan mengganggu. Kenali gejala dan jenis nya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-itu-anxiety\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Anxiety? Apakah Sama Dengan Insecurity?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1643","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1643"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1643\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1643"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1643"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1643"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}