{"id":1870,"date":"2020-12-16T06:58:24","date_gmt":"2020-12-16T06:58:24","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=1870"},"modified":"2020-12-16T06:58:24","modified_gmt":"2020-12-16T06:58:24","slug":"penyakit-delirium","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/","title":{"rendered":"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat ini beredar informasi mengenai salah satu gejala baru yang diidap para penderita Covid-19. Informasi yang mencatut nama Satgas Covid-19 ini tentunya menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan masyarakat. Seperti apakah penyakit Delirium ini? Mari kita simak penjelasannya dalam artikel ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Kebingungan yang muncul tiba-tiba yang disebabkan oleh suatu kondisi medis dikenal sebagai delirium, dan ini dapat menimbulkan konsekuensi yang serius. Meskipun delirium dapat terjadi pada siapa saja, penyakit ini lebih berpotensi menyerang orang lanjut usia. Kondisi ini dapat terjadi dalam hitungan jam atau hari. Karena itu tidak aneh jika delirium dianggap sebagai keadaan darurat medis.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;haerul&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">Apa itu delirium?<\/h1>\n\n\n\n<p>Delirium adalah gangguan terhadap kemampuan mental sehingga mengakibatkan kebingungan dalam berpikir dan menurunnya kesadaran terhadap kondisi sekitar. Natalie Sanders, DO, seorang ahli geriatrik di Rumah Sakit Universitas Utah, mengungkapkan bahwa efek dari delirium dapat mengarah pada kondisi yang jauh lebih buruk.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa efek dari penyakit ini antara lain adalah peningkatan angka kematian, durasi rawat inap, komplikasi, jatuh, dan penurunan fungsional tubuh. Setelah mengalami delirium, pasien mungkin tidak dapat mengembalikan kemampuan dasar mereka sehingga memerlukan lebih banyak perawatan dari anggota keluarga atau ditempatkan di panti jompo. Seorang pasien yang mengalami delirium juga berisiko lebih tinggi untuk mengalami demensia.<\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">Gejala delirium<\/h1>\n\n\n\n<p>Gejala penyakit delirium bisa terjadi hanya dalam waktu beberapa jam atau dalam hitungan hari. Gejala yang muncul biasanya dapat menjadi lebih buruk pada malam hari. Beberapa gejala utama yang muncul di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Berkurangnya kesadaran terhadap lingkungan<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal ini dapat dikenali melalui:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kesulitan untuk fokus pada suatu topik atau berpindah pada topik lainnya<\/li><li>Ketidakmampuan untuk menanggapi pertanyaan atau terlibat dalam sebuah percakapan<\/li><li>Mudah teralihkan oleh hal-hal sepele<\/li><li>Memiliki respons minimum terhadap lingkungan<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;sultan&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan kognitif<\/h3>\n\n\n\n<p>Gangguan ini dapat terlihat dari tanda-tanda berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Memori jangka pendek yang buruk<\/li><li>Mengalami disorientasi<\/li><li>Kesulitan berbicara atau mengingat kata-kata<\/li><li>Cara bicara yang tidak masuk akal<\/li><li>Kesulitan memahami ucapan<\/li><li>Kesulitan membaca atau menulis<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Perubahan perilaku<\/h3>\n\n\n\n<p>Perilaku dari orang yang berpotensi mengidap delirium dapat menunjukkan tanda-tanda seperti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>halusinasi<\/li><li>Kegelisahan, agitasi atau perilaku agresif<\/li><li>Memanggil, mengerang, atau membuat suara lain<\/li><li>Menjadi pendiam dan menarik diri<\/li><li>Terlihat lesu<\/li><li>Kebiasaan tidur yang terganggu<\/li><li>Pembalikan siklus tidur<\/li><\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan emosional<\/h3>\n\n\n\n<p>Tanda-tanda yang muncul akibat gangguan emosional ini antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Kecemasan, ketakutan atau paranoia<\/li><li>Depresi<\/li><li>Lekas \u200b\u200bmarah<\/li><li>Perasaan gembira (euforia)<\/li><li>Apati<\/li><li>Pergeseran suasana hati yang cepat dan tidak terduga<\/li><li>Kepribadian yang berubah<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;pandi&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h1 class=\"wp-block-heading\">Pencegahan delirium<\/h1>\n\n\n\n<p>Delirium terjadi akibat terganggunya pengiriman dan penerimaan sinyal di otak. Gangguan ini kemungkinan besar disebabkan oleh kombinasi faktor-faktor yang membuat otak rentan dan memicu terjadinya malfungsi pada aktivitas otak.<\/p>\n\n\n\n<p>Delirium dapat disebabkan oleh satu atau lebih dari satu penyebab, seperti kombinasi kondisi medis dan toksisitas obat. Terkadang tidak ada penyebab yang dapat diidentifikasi. Tapi jika ada anggota keluarga kamu yang mengalami perubahan perilaku, segera konsultasikan dengan dokter.<\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu metode terbaik untuk mencegah terjadinya delirium adalah dengan menemukan pemicu dari kondisi tersebut. Dengan melakukan kebiasaan tidur yang baik juga dapat membantu penderita delirium untuk memiliki orientasi baik terhadap lingkungan sekitarnya. Bahkan pencegahan masalah medis lainnya juga bisa membantu dalam pencegahan ataupun mengurangi tingkat keparahan dari penyakit delirium.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, mulai waspadai gejala delirium yang mungkin timbul pada orang-orang terdekat kamu. Identifikasi sejak dini dapat mencegah kondisi delirium yang lebih parah. Jangan lupa luangkan waktumu untuk <a href=\"https:\/\/wecare.id\/patient\/\">membantu pasien tidak mampu<\/a>\u00a0 yang mengidap berbagai penyakit. Cukup download aplikasi WeCare.id untuk donasi mudah dan praktis kapan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!<\/p>\n\n\n<p>[wecare_app_banner type=\u20181\u2019]<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Referensi<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Putsanra, Dipna Videlia (2020). Apakah Delirium adalah Gejala Baru Covid-19? Kenali Tanda-Tandanya. tirto.id<\/p>\n\n\n\n<p>Mayo Clinic (2020). Delirium. mayoclinic.org<\/p>\n\n\n\n<p>Miller, Shelley (2017). Delirium: When You Should Be Concerned About Confusion. healthcare.utah.edu<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa itu penyakit delirium? Ini dia informasi penting tentang gejala dan pencegahan yang harus kamu ketahui untuk melindungi keluarga.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1872,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,19,10],"tags":[310,311,312,23],"class_list":["post-1870","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-featured","category-info-penyakit","tag-delirium","tag-gejala-delirium","tag-pencegahan-delirium","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Apa itu penyakit delirium? Ini dia informasi penting tentang gejala dan pencegahan yang harus kamu ketahui untuk melindungi keluarga.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Apa itu penyakit delirium? Ini dia informasi penting tentang gejala dan pencegahan yang harus kamu ketahui untuk melindungi keluarga.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-16T06:58:24+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini\",\"datePublished\":\"2020-12-16T06:58:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/\"},\"wordCount\":603,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"delirium\",\"gejala delirium\",\"pencegahan delirium\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Berita &amp; Event\",\"Featured\",\"Info Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/\",\"name\":\"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2020-12-16T06:58:24+00:00\",\"description\":\"Apa itu penyakit delirium? Ini dia informasi penting tentang gejala dan pencegahan yang harus kamu ketahui untuk melindungi keluarga.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini - Empower","description":"Apa itu penyakit delirium? Ini dia informasi penting tentang gejala dan pencegahan yang harus kamu ketahui untuk melindungi keluarga.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini - Empower","og_description":"Apa itu penyakit delirium? Ini dia informasi penting tentang gejala dan pencegahan yang harus kamu ketahui untuk melindungi keluarga.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2020-12-16T06:58:24+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini","datePublished":"2020-12-16T06:58:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/"},"wordCount":603,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["delirium","gejala delirium","pencegahan delirium","wecare.id"],"articleSection":["Berita &amp; Event","Featured","Info Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/","name":"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2020-12-16T06:58:24+00:00","description":"Apa itu penyakit delirium? Ini dia informasi penting tentang gejala dan pencegahan yang harus kamu ketahui untuk melindungi keluarga.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/penyakit-delirium\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Delirium: Yuk Kenali Bahaya Penyakit Ini"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1870","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1870"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1870\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1870"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1870"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1870"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}