{"id":2033,"date":"2020-12-31T00:00:20","date_gmt":"2020-12-31T00:00:20","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=2033"},"modified":"2020-12-31T00:00:20","modified_gmt":"2020-12-31T00:00:20","slug":"kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/","title":{"rendered":"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker"},"content":{"rendered":"\n<p>Film <em>Joker<\/em> yang dibintangi oleh Joaquin Phoenix mendapatkan beragam kritik. Meskipun akting sang aktor dan elemen lainnya sukses mendapatkan pujian, tapi penggambaran gangguan mental yang dihubungkan dengan kekerasan menimbulkan kekhawatiran.\u00a0<\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;sedekahpetani&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Gangguan Mental?<\/h2>\n\n\n\n<p>Gangguan <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2020\/10\/manfaat-menanam-pohon-untuk-kesehatan-dan-kesejahteraan-mental\/\">mental<\/a> atau disebut juga penyakit mental merupakan suatu kondisi yang memengaruhi pemikiran, perasaan, perilaku, atau suasana hati seseorang. Kondisi ini berpengaruh besar pada kehidupan sehari-hari dan kemungkinan juga pada kemampuan untuk melakukan hubungan dengan orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Jenis Gangguan Mental<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada hampir 300 gangguan mental yang terdaftar dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental atau DSM-5. Berikut adalah beberapa jenis gangguan mental yang paling umum:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Depresi<\/h3>\n\n\n\n<p>Gangguan mental ini ditandai dengan kesedihan, kehilangan kesenangan atau minat, perasaan bersalah atau merasa diri tidak berharga, gangguan nafsu makan atau tidur, kelelahan, juga konsentrasi yang buruk. Orang yang mengalami depresi mungkin juga memiliki banyak keluhan fisik tanpa penyebab yang jelas. Depresi bisa berlangsung lama atau berulang. Yang paling parah, <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2019\/04\/5-jenis-olah-raga-yang-dapat-membantu-mengatasi-gejala-depresi\/\">depresi<\/a> dapat menyebabkan bunuh diri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Bipolar<\/h3>\n\n\n\n<p>Perubahan suasana hati adalah tanda gangguan <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2020\/12\/mengenal-bipolar\/\">bipolar.<\/a> Tanda lainnya yaitu perubahan tingkat aktivitas serta energi. Sering kali bipolar melibatkan perubahan suasana hati yang meningkat dan periode depresi. Suasana hati yang meningkat seperti itu bisa disebut sebagai mania atau hipomania.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan Kepribadian Ambang<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Borderline Personality Disorder<\/em> atau gangguan kepribadian ambang ditandai dengan pola ketidakstabilan emosi yang juga biasa disebut sebagai disregulasi emosi, hubungan interpersonal dan citra diri. Penderita BPD juga berjuang melawan impulsif dan menyakiti diri sendiri.<\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;khalif-pangesti&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan Kecemasan Umum<\/h3>\n\n\n\n<p>Kekhawatiran yang berlebihan terhadap peristiwa sehari-hari merupakan tanda gangguan kecemasan umum atau <em>Generalized Anxiety Disorder<\/em> (GAD). Walaupun stres dan kekhawatiran merupakan hal yang normal dan bahkan hal biasa dalam hidup, GAD melibatkan kekhawatiran yang sangat berlebihan sehingga mengganggu kesejahteraan hidup dan fungsi seseorang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan Stres Pascatrauma<\/h3>\n\n\n\n<p><em>Post Traumatic Stress Disorder<\/em> (PTSD) atau gangguan stress pascatrauma melibatkan serangkaian respons fisiologis dan psikologis. Gangguan ini bisa terjadi pada orang yang pernah mengalami atau menyaksikan peristiwa traumatis seperti kecelakaan serius, bencana alam, aksi teroris, pemerkosaan, perang atau pertempuran atau yang serupa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan Obsesif Kompulsif<\/h3>\n\n\n\n<p>Obsesi dalam <em>Obsessive-Compulsive Disorder<\/em> (OCD) mengacu pada pikiran mengganggu yang berulang. OCD bisa berupa ketakutan akan kotoran, kuman dan penyakit, atau keraguan berulang (seperti terus-menerus menebak-nebak apakah kamu sudah mengunci pintu atau mematikan kompor), dan dorongan tersebut bisa mencakup bersih-bersih, memeriksa, menimbun, dan mengatur yang terus-menerus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Skizofrenia<\/h3>\n\n\n\n<p>Skizofrenia merupakan penyakit mental serius yang mempengaruhi cara berpikir, perasaan, dan perilaku seseorang. Orang yang menderita skizofrenia mungkin terlihat seperti kehilangan kontak dengan kenyataan, yang mengakibatkan tekanan yang serius untuk individu, anggota keluarga, serta teman mereka. Jika tidak diobati, gejala skizofrenia bisa berkepanjangan dan menyulitkan kehidupan mereka.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan Kepribadian<\/h3>\n\n\n\n<p>Orang yang memiliki gangguan kepribadian mempunyai sifat kepribadian ekstrim dan tidak fleksibel yang mengakibatkan orang tersebut jadi stres dan atau menyebabkan mereka bermasalah dalam sekolah, pekerjaan, atau hubungan sosial. Contoh gangguan kepribadian di antaranya gangguan kepribadian antisosial, gangguan kepribadian paranoid, dan gangguan kepribadian obsesif-kompulsif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan kecemasan<\/h3>\n\n\n\n<p>Orang dengan gangguan kecemasan merespons sesuatu atau situasi tertentu dengan rasa takut dan dengan tanda fisik kecemasan atau panik, di antaranya detak jantung yang cepat dan berkeringat. Gangguan kecemasan termasuk gangguan kecemasan umum, gangguan kecemasan sosial, gangguan panik, dan fobia tertentu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Gangguan Mental Apakah yang Diderita Joker?<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.pixabay.com\/photo\/2017\/04\/13\/14\/15\/mcdonalds-2227657_960_720.jpg\" alt=\"Mcdonalds, Ronald, Joker, Heath Ledger, Batman\" width=\"512\" height=\"340\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dikutip dari <em>Insider<\/em>, Dr Ziv Cohen, psikiater kriminal dan asisten profesor psikiatri klinis di Universitas Cornell mengatakan bahwa Joker tidak memenuhi kriteria diagnostik untuk penyakit mental atau gangguan yang terkadang, meski jarang, menjelaskan perilaku yang melanggar hukum. Dia berpendapat Joker tidak menderita Skizofrenia atau bipolar karena tindakannya tidak sesuai dengan tanda-tandanya. Joker menurut Cohen bisa dianggap psikopat, tapi psikopat bukan gangguan mental melainkan ciri kepribadian.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah beberapa jenis gangguan mental yang harus kamu ketahui. Mengenali tanda-tanda gangguan mental dapat membantu dalam perawatan dan pengobatannya. Selain itu, jangan lupa juga untuk kita <a href=\"https:\/\/wecare.id\/initiative\/\">melakukan hal istimewa<\/a>! Kamu bisa mulai dengan <a href=\"https:\/\/wecare.id\/patient\/\">bantu pasien tidak mampu<\/a> yang menderita berbagai penyakit. Buka situs WeCare.id atau gunakan aplikasi WeCare di <a href=\"https:\/\/apps.apple.com\/id\/app\/wecare-id\/id1494212891\">App Store<\/a> atau <a href=\"https:\/\/play.google.com\/store\/apps\/details?id=com.wecare.wellcare\">Google Play<\/a> supaya donasi menjadi lebih mudah.<\/p>\n\n\n<p>[wecare_app_banner type=\u20181\u2019]<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">Referensi<\/h4>\n\n\n\n<p>Cherry, K. (2020). <em>A List of Psychological Disorders<\/em>. verywellmind.com.<\/p>\n\n\n\n<p>Dodgson, L. (2019). <em>Trying to diagnose the &#8216;Joker&#8217; shows what the film gets wrong about mental illness, according to a psychopath expert<\/em>. insider.com.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Mental disorders<\/em>. (2019). who.int.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Types of Mental Illness<\/em>. (2007). webmd.com.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sering kali gangguan mental dihubungkan dengan kegilaan yang sebenarnya adalah pemahaman yang keliru. Yuk, kenali apa itu gangguan mental.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2034,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,19],"tags":[25,35,143,23],"class_list":["post-2033","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-featured","tag-info-kesehatan","tag-mental-health","tag-self-love","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sering kali gangguan mental dihubungkan dengan kegilaan yang sebenarnya adalah pemahaman yang keliru. Yuk, kenali apa itu gangguan mental.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sering kali gangguan mental dihubungkan dengan kegilaan yang sebenarnya adalah pemahaman yang keliru. Yuk, kenali apa itu gangguan mental.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2020-12-31T00:00:20+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker\",\"datePublished\":\"2020-12-31T00:00:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/\"},\"wordCount\":701,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"info kesehatan\",\"mental health\",\"self love\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Berita &amp; Event\",\"Featured\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/\",\"name\":\"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2020-12-31T00:00:20+00:00\",\"description\":\"Sering kali gangguan mental dihubungkan dengan kegilaan yang sebenarnya adalah pemahaman yang keliru. Yuk, kenali apa itu gangguan mental.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker - Empower","description":"Sering kali gangguan mental dihubungkan dengan kegilaan yang sebenarnya adalah pemahaman yang keliru. Yuk, kenali apa itu gangguan mental.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker - Empower","og_description":"Sering kali gangguan mental dihubungkan dengan kegilaan yang sebenarnya adalah pemahaman yang keliru. Yuk, kenali apa itu gangguan mental.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2020-12-31T00:00:20+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker","datePublished":"2020-12-31T00:00:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/"},"wordCount":701,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["info kesehatan","mental health","self love","wecare.id"],"articleSection":["Berita &amp; Event","Featured"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/","name":"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2020-12-31T00:00:20+00:00","description":"Sering kali gangguan mental dihubungkan dengan kegilaan yang sebenarnya adalah pemahaman yang keliru. Yuk, kenali apa itu gangguan mental.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gangguan-mental-yang-mungkin-diderita-joker\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Gangguan Mental yang Mungkin Diderita Joker"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2033","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2033"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2033\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2033"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2033"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2033"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}