{"id":2117,"date":"2021-01-11T11:18:52","date_gmt":"2021-01-11T11:18:52","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=2117"},"modified":"2021-01-11T11:18:52","modified_gmt":"2021-01-11T11:18:52","slug":"paru-paru-basah-2","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/","title":{"rendered":"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya"},"content":{"rendered":"\n<p>Menurut Pneumonia. National Heart, Lung, and Blood Institute, Paru-paru basah atau pneumonia adalah kondisi peradangan yang terjadi pada paru-paru sehingga menimbulkan penumpukan cairan pada jaringan paru. Biasanya, kondisi ini terjadi pada penyakit seperti <em>pneumonia<\/em> karena infeksi bakteri atau virus. Akibatnya, kantung udara pada paru-paru dipenuhi cairan atau nanah.<\/p>\n\n\n\n<p>Siapa saja bisa mengalami masalah ini, baik bayi, anak-anak, orang dewasa hingga lansia.\u00a0 Dalam beberapa kasus tertentu, penyakit ini tidaklah berat dan dapat sembuh dengan segera. Tapi, kondisi ini terkadang juga bisa membahayakan dan berakibat serius bagi para penderitanya terutama jika tidak segera dilakukan pengobatan oleh dokter spesialis paru.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;gooddoctor&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penyebab Paru-Paru Basah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan paru-paru basah. Umumnya, kondisi ini disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, dan jamur. Infeksi yang disebabkan oleh bakteri umumnya terjadi karena penularan orang lain, namun juga bisa karena penggunaan ventilator yang berkepanjangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Infeksi yang disebabkan oleh virus umumnya terjadi pada balita dan biasanya lebih ringan serta dapat sembuh sendiri meski tanpa pengobatan. Namun, dalam beberapa kasus khusus, ada juga yang justru berkembang semakin berat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Infeksi yang disebabkan oleh jamur umumnya terjadi pada orang yang memang memiliki masalah sistem imun yang lemah. Selain itu bisa juga terjadi karena menghirup jamur dari tanah atau kotoran burung.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa penyebab ini tentu menjawab pertanyaan tentang apakah paru-paru basah menular. Jawabannya adalah iya, mengingat penyakit ini disebabkan oleh infeksi bakteri, virus, dan jamur.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;herry-s&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gejala Paru-Paru Basah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Semakin cepat dikenali, maka semakin cepat pula penderita paru-paru basah mendapatkan penanganan sehingga mengurangi risiko penyakit tersebut semakin parah. Oleh karena itu, penting mengenali ciri-ciri paru-paru basah. Berikut ini beberapa diantaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Batuk kering ataupun berdahak dengan dahak yang berwarna kuning, coklat, hijau, atau kemerahan.<\/li><li>Dada terasa nyeri dan semakin sakit saat batuk<\/li><li>Napas terasa sesak dan berat, kadang napas menjadi cepat dan berbunyi<\/li><li>Demam, menggigil dan berkeringat<\/li><li>Nafsu makan hilang<\/li><li>Lemas<\/li><li>Mual, muntah, diare<\/li><li>Jantung berdebar-debar<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Jika kamu atau orang terdekat menunjukkan beberapa gejala seperti di atas, segeralah menghubungi dokter. Jangan menundanya karena jika dibiarkan, masalah ini dapat berkembang menjadi lebih berat, bahkan membahayakan nyawa.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;cecil&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengobati Paru-Paru Basah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Penyakit paru-paru basah membutuhkan penanganan dari dokter spesialis paru. Jika terlambat ditangani, penyakit ini dapat semakin parah. Bahkan efek paru-paru basah berupa rusaknya paru-paru juga dapat terjadi pada penderitanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Obat untuk penyakit paru-paru basah umumnya tergantung pada tingkat keparahan. Jika masih pada tahap awal, dokter mungkin hanya akan memberikan antibiotik saja. Namun jika hasil rontgen paru-paru basah sudah sangat berat dan terjadi gagal napas, maka pasien akan membutuhkan alat bantu napas dan diperlukan perawatan di ICU.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa tanaman dipercaya sebagai obat paru-paru basah alami. Memang tidak bisa menyembuhkan secara total, namun setidaknya dapat mengurangi rasa tidak nyaman. Beberapa tanaman tersebut antara lain adalah jahe, cabai rawit, daun peppermint, thyme, kunyit, hingga lemon.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;hayati&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pencegahan Paru-Paru basah<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Penyakit paru-paru basah dapat dicegah dengan melakukan gaya hidup sehat. Selain itu, menjaga kebersihan lingkungan, diri, dan selalu menggunakan masker saat bepergian. Langkah pencegahan lain yang bisa dilakukan adalah dengan vaksinasi pneumonia (PCV) dan influenza.<\/p>\n\n\n\n<p>WeCare.id berkolaborasi bersama Rahsa untuk mengajak kita membantu mereka&nbsp; yang mengalami masalah pernapasan. Kampanye <a href=\"https:\/\/wecare.id\/sambungkasih\/\">#SambungKasih<\/a> ini akan membantu menyediakan paket kesehatan untuk para pasien yang mengalami <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2020\/10\/mengenal-penyakit-rds-gangguan-pernapasan-pada-bayi-dan-kode-icd-untuk-rds\/\">gangguan pernapasan.<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Mari ikut membantu saudara kita yang harus berjuang bahkan hanya untuk bernapas. Anda bisa turut mengulurkan tangan dengan melakukan donasi lewat aplikasi WeCare.id. <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2021\/01\/kenali-6-jenis-penyakit-autoimun-ini-dan-gejalanya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Download aplikasi WeCare.id<\/a> melalui ponselmu sekarang juga!<\/p>\n\n\n<p>[wecare_app_banner type=\u20181\u2019]<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\">References:\u00a0<\/h4>\n\n\n\n<p>National Heart, Lung, and Blood Institute. <em>Pneumonia<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Mayoclinic. <em>Pneumonia<\/em>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Paru-paru basah adalah kondisi peradangan pada paru-paru. Ketahui penyebab utama paru-paru basah dan bagaimana pencegahannya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2120,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,19,10],"tags":[25,366,313,367,23],"class_list":["post-2117","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-featured","category-info-penyakit","tag-info-kesehatan","tag-paru-paru","tag-paru-paru-basah","tag-penyakit-paru-paru","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Paru-paru basah adalah kondisi peradangan pada paru-paru. Ketahui penyebab utama paru-paru basah dan bagaimana pencegahannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Paru-paru basah adalah kondisi peradangan pada paru-paru. Ketahui penyebab utama paru-paru basah dan bagaimana pencegahannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-11T11:18:52+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya\",\"datePublished\":\"2021-01-11T11:18:52+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/\"},\"wordCount\":584,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"info kesehatan\",\"paru-paru\",\"paru-paru basah\",\"penyakit paru-paru\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Berita &amp; Event\",\"Featured\",\"Info Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/\",\"name\":\"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2021-01-11T11:18:52+00:00\",\"description\":\"Paru-paru basah adalah kondisi peradangan pada paru-paru. Ketahui penyebab utama paru-paru basah dan bagaimana pencegahannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya - Empower","description":"Paru-paru basah adalah kondisi peradangan pada paru-paru. Ketahui penyebab utama paru-paru basah dan bagaimana pencegahannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya - Empower","og_description":"Paru-paru basah adalah kondisi peradangan pada paru-paru. Ketahui penyebab utama paru-paru basah dan bagaimana pencegahannya.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2021-01-11T11:18:52+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya","datePublished":"2021-01-11T11:18:52+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/"},"wordCount":584,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["info kesehatan","paru-paru","paru-paru basah","penyakit paru-paru","wecare.id"],"articleSection":["Berita &amp; Event","Featured","Info Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/","name":"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2021-01-11T11:18:52+00:00","description":"Paru-paru basah adalah kondisi peradangan pada paru-paru. Ketahui penyebab utama paru-paru basah dan bagaimana pencegahannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/paru-paru-basah-2\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenali Penyakit Paru-Paru Basah dan Penyebabnya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2117","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2117"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2117\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2117"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2117"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2117"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}