{"id":2381,"date":"2021-01-31T05:00:00","date_gmt":"2021-01-31T05:00:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=2381"},"modified":"2021-01-31T05:00:00","modified_gmt":"2021-01-31T05:00:00","slug":"kenali-orangutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/","title":{"rendered":"Mengenal Orangutan di Indonesia &#038; Populasi yang Semakin Kritis"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Dari beberapa spesies primata yang ada di Indonesia, <strong>orangutan<\/strong> adalah salah satunya. Jenis kera besar yang masih mendiami beberapa wilayah di Indonesia ini sayangnya masuk ke dalam kategori <em>critically endangered<\/em> atau secara kritis terancam punah. Banyak upaya konservasi tentu telah dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk lebih mengenal <strong>orangutan<\/strong> dan beberapa alasan mengapa kita perlu menyelamatkan mereka, berikut ulasan singkat tentang primata unik ini.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar isi:<\/strong>\n<ol>\n<li><a href=\"#spesies\">1. Spesies Orangutan di Indonesia<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#alasan\">2. 4 Alasan Kita Perlu Menyelamatkan Orangutan<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;bantu-orangutan&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"spesies\">Spesies Orangutan di Indonesia<\/h2>\n\n\n\n<p>Ada tiga spesies <strong>orangutan<\/strong> di Indonesia yakni <strong>orangutan<\/strong> Sumatera (<em>Pongo abelii<\/em>), <strong>orangutan<\/strong> Kalimantan (<em>Pongo pygmaeus<\/em>) dan <strong>orangutan<\/strong> Tapanuli (<em>Pongo tapanuliensis<\/em>). Yuk kenalan lebih dekat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Orangutan Sumatera (Pongo abelii)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ciri fisik <em>Pongo abelii<\/em> adalah memiliki kantung pipi panjang pada jantan. Bulu mereka coklat kemerahan dengan panjang tubuh sekitar 1,25 meter sampai 1,5 meter. Berat dewasa betina sekitar 30-50 kilogram sedangkan dewasa jantan memiliki berat mencapai 50-90 kilogram.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu akan sering melihat dewasa jantan menyendiri sedangkan dewasa betina sering dijumpai bersama anaknya. Usia reproduksi <strong>orangutan<\/strong> Sumatera betina adalah 10-11 tahun. Mereka mengonsumsi buah-buahan dan vertebrata kecil. <em>Pongo abelii<\/em> ini tergolong memilki tingkat kecerdasan tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Orangutan Kalimantan (<em>Pongo pygmaeus<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Orangutan<\/strong> Kalimantan atau <em>Pongo pygmaeus<\/em> terbagi dalam tiga sub-jenis yaitu <em>Pongo pygmaeus pygmaeus<\/em> (yang mendiami bagian barat laut Kalimantan dan Sabah), <em>Pongo pygmaeus wurmbii <\/em>(banyak ditemukan di bagian barat daya Kalimantan), dan <em>Pongo pygmaeus morio<\/em> (berada di bagian timur Kalimantan dan Sabah).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Orangutan Tapanuli (<em>Pongo tapanuliensis<\/em><\/strong><strong>)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><strong>Orangutan<\/strong> Tapanuli merupakan spesies yang baru ditemukan. Sayangnya, mereka pun terancam punah. Spesies ini ditemukan di Batang Toru, tersebar di tiga kabupaten yaitu Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Dibandingkan <strong>orangutan <\/strong>Sumatera dan Kalimantan, <em>Pongo tapanuliensis<\/em> memiliki bulu lebih tebal. Selain itu, tengkorak dan tulang rahang mereka lebih halus. Pada jantan, kamu akan bisa melihat kumis dan jenggot di bantalan pipi mereka yang lebat dengan rambut berwarna pirang.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;berikan&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"alasan\">4 Alasan Kita Perlu Menyelamatkan Orangutan<\/h2>\n\n\n\n<p>Dengan semakin sedikitnya jumlah mereka, upaya konservasi perlu dilakukan. Kamu perlu tahu kenapa mereka perlu diselamatkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Terancam Kritis<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketiga spesies <strong>orangutan<\/strong> di Indonesia masuk dalam status konservasi terancam kritis atau <em>critically endangered<\/em>. Status tersebut dikeluarkan oleh Serikat Internasional untuk Pelestarian Alam (IUCN). Jumlah mereka menjadi semakin sedikit setiap tahunnya. Karena itu, primata ini menghadapi resiko kepunahan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Termasuk Spesies Payung<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Keberadaan mereka sangatlah penting dalam ekosistem. Sebagai spesies payung, mereka mampu melindungi mamalia lain di habitat yang sama dan menjadi regenerasi hutan terbaik. Dengan kemampuan jelajah luas, <strong>orangutan<\/strong> bisa menyebarkan biji buah-buahan hutan. Selain itu, biji dari feses mereka juga bisa membuat tanah subur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Menjaga Kelestarian Alam<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sama halnya dengan seluruh flora dan fauna yang mendiami hutan, <strong>orangutan<\/strong> pun memegang peranan penting dalam pelestarian lingkungan. Salah satu contoh adalah saat mereka membuka sarang di atas pohon pada pagi hari, hal tersebut memberikan celah untuk sinar matahari menyinari tanaman lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Belum Tereksplorasi Sempurna<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada sangat banyak hal yang belum kita pelajari tentang mereka. Misalnya, tanaman yang biasa mereka konsumsi memiliki potensi sebagai obat. Kemiripan DNA mereka yang mirip manusia pun membuka banyak hal untuk bisa dipelajari lebih dalam.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu tadi sekilas tentang <strong>orangutan<\/strong> yang ada di Indonesia. Semoga kita semua bisa sama-sama melindungi mereka dan memberikan habitat yang layak dan nyaman untuk mereka huni. Ingin ikut membantu habitat mereka? Yuk <a href=\"https:\/\/app.wecare.id\/wecareapp\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">download aplikasi WeCare.id<\/a> di ponselmu agar kamu bisa membantu orangutan kapanpun dan dimanapun!<\/p>\n\n\n<p>[wecare_app_banner type=\u20181\u2019]<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Indonesia Memiliki Tiga Spesies Orangutan<\/em>.(2019). <a href=\"https:\/\/indonesia.go.id\/\">Indonesia.go.id\/<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><em>5 Alasan Kita Harus Menyelamatkan Orangutan Indonesia dari Populasi Kritis.<\/em>(2020).Kompas.com<\/p>\n\n\n\n<p>Ayomi Amindoni.(2017).<em>Orangutan Tapanuli, spesies baru orangutan yang masa depannya &#8216;terancam&#8217;.<\/em>BBC Indonesia.Iin Indriawati.(2017).<em>ORANG UTAN (Pongo pygmaeus).<\/em>Primata.ipb.ac.id<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ada tiga spesies orangutan di Indonesia yaitu orangutan Sumatera, Kalimantan, dan Tapanuli. Yuk mengenal mereka lebih dekat dan alasan kita perlu menyelamatkannya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2382,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,19],"tags":[415,23],"class_list":["post-2381","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-featured","tag-orangutan","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Orangutan di Indonesia &amp; Populasi yang Semakin Kritis - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada tiga spesies orangutan di Indonesia yaitu orangutan Sumatera, Kalimantan, dan Tapanuli. Yuk mengenal mereka lebih dekat dan alasan kita perlu menyelamatkannya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Orangutan di Indonesia &amp; Populasi yang Semakin Kritis - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada tiga spesies orangutan di Indonesia yaitu orangutan Sumatera, Kalimantan, dan Tapanuli. Yuk mengenal mereka lebih dekat dan alasan kita perlu menyelamatkannya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-01-31T05:00:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Mengenal Orangutan di Indonesia &#038; Populasi yang Semakin Kritis\",\"datePublished\":\"2021-01-31T05:00:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/\"},\"wordCount\":597,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"orangutan\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Berita &amp; Event\",\"Featured\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/\",\"name\":\"Mengenal Orangutan di Indonesia & Populasi yang Semakin Kritis - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2021-01-31T05:00:00+00:00\",\"description\":\"Ada tiga spesies orangutan di Indonesia yaitu orangutan Sumatera, Kalimantan, dan Tapanuli. Yuk mengenal mereka lebih dekat dan alasan kita perlu menyelamatkannya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Orangutan di Indonesia &#038; Populasi yang Semakin Kritis\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Orangutan di Indonesia & Populasi yang Semakin Kritis - Empower","description":"Ada tiga spesies orangutan di Indonesia yaitu orangutan Sumatera, Kalimantan, dan Tapanuli. Yuk mengenal mereka lebih dekat dan alasan kita perlu menyelamatkannya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Orangutan di Indonesia & Populasi yang Semakin Kritis - Empower","og_description":"Ada tiga spesies orangutan di Indonesia yaitu orangutan Sumatera, Kalimantan, dan Tapanuli. Yuk mengenal mereka lebih dekat dan alasan kita perlu menyelamatkannya.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2021-01-31T05:00:00+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Mengenal Orangutan di Indonesia &#038; Populasi yang Semakin Kritis","datePublished":"2021-01-31T05:00:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/"},"wordCount":597,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["orangutan","wecare.id"],"articleSection":["Berita &amp; Event","Featured"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/","name":"Mengenal Orangutan di Indonesia & Populasi yang Semakin Kritis - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2021-01-31T05:00:00+00:00","description":"Ada tiga spesies orangutan di Indonesia yaitu orangutan Sumatera, Kalimantan, dan Tapanuli. Yuk mengenal mereka lebih dekat dan alasan kita perlu menyelamatkannya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-orangutan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Orangutan di Indonesia &#038; Populasi yang Semakin Kritis"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2381","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2381"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2381\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2381"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2381"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2381"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}