{"id":2401,"date":"2021-02-01T07:18:37","date_gmt":"2021-02-01T07:18:37","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=2401"},"modified":"2021-02-01T07:18:37","modified_gmt":"2021-02-01T07:18:37","slug":"kenali-glaukoma","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/","title":{"rendered":"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat"},"content":{"rendered":"\n<p>Siapa yang tak ingin memiliki mata yang sehat, pasti semua orang ingin memilikinya. Sebab memiliki mata yang sehat dengan penglihatan yang jernih merupakan hal yang patut disyukuri. Maka dari itu, kita harus mengetahui hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan <strong>penyakit<\/strong> mata seperti <strong>glaukoma<\/strong> yang dapat menyebabkan hilangnya penglihatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Menurut WHO, <strong>penyakit<\/strong> mata ini merupakan penyebab kebutaan nomor dua di dunia setelah katarak. Di Indonesia, berdasarkan data yang diperoleh Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI (Pusdatin Kemenkes RI) pada tahun 2007 menyatakan bahwa sebanyak 4 sampai 5 orang dari 1.000 penduduk Indonesia mengidap <strong>glaukoma<\/strong>. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak artikel ini sampai akhir ya!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar isi:<\/strong>\n<ol>\n<li><a href=\"#arti\">1. Pengertian Glaukoma<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#faktor\">2. Faktor Penyebab Penyakit Glaukoma Pada Mata<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#ciri\">3. Gejala dan Ciri-ciri Glaukoma<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#periksa\">4. Pemeriksaan Glaukoma<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;bantu-penderita-katarak&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"arti\">Pengertian Glaukoma<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Glaukoma<\/strong> adalah gangguan pada mata yang disebabkan tekanan cairan dalam bola mata meningkat (P2PTM Kemenkes RI 2019).&nbsp; Hal ini menyebabkan kerusakan pada saraf optik yang berperan untuk membawa sinyal penglihatan dari mata ke otak. Kondisi seperti ini dapat menyebabkan hilangnya penglihatan secara perlahan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"faktor\">Faktor Penyebab Penyakit Glaukoma Pada Mata<\/h2>\n\n\n\n<p>Meski <strong>faktor penyebab glaukoma<\/strong> belum diketahui dengan pasti, namun biasanya <strong>penyakit<\/strong> mata ini menyerang orang-orang lanjut usia. Meningkatnya tekanan cairan di dalam bola mata yang terjadi karena terdapat lebih banyak produksi cairan daripada jumlah yang dibuang. Hal ini bisa terjadi karena bagian depan mata yang semakin menyempit saat berusia lanjut. Selain itu, <strong>glaukoma <\/strong>juga bisa terjadi karena <strong>komplikasi<\/strong> <strong>penyakit<\/strong> diabetes mellitus, hipotensi, hipertensi, dan kelainan kardiovaskular.<\/p>\n\n\n\n<p>Faktor lain yang dapat menyebabkan <strong>penyakit<\/strong> mata ini yakni, mata minus pada anak-anak, penderita rabun jauh dan dekat dengan ukuran lensa yang tinggi, penderita cedera mata, usia 40 tahun ke atas, mengonsumsi obat steroid tertentu, ada riwayat keluarga yang mengalami <strong>glaukoma<\/strong>, dan mata yang terkena penyakit katarak matur atau hipermatur yang dapat menyebabkan <strong>glaukoma fakolitik.<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;warsita&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"ciri\">Gejala dan Ciri-ciri Glaukoma<\/h2>\n\n\n\n<p>Penyakit mata ini biasanya tidak menimbulkan <strong>gejala <\/strong>atau ciri-ciri tertentu. Namun gejala awal yang dapat diwaspadai apabila muncul kemerahan pada mata, penglihatan semakin memburuk, melihat pelangi di sekitar lampu, dan penglihatan depan yang mulai menyempit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum <strong>glaukoma akut <\/strong>(<strong>absolut<\/strong>) terjadi, ada baiknya untuk segera ke dokter dan melakukan pemeriksaan. Oleh sebab itu, betapa <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2019\/10\/bahaya-yang-mengintai-mata-akibat-tak-melakukan-pemeriksaan-awal\/\">pentingnya melakukan pemeriksaan mata secara teratur<\/a> bagi mereka yang memiliki keturunan keluarga penderita glaukoma dan orang usia lanjut. Selain itu, menjalani gaya hidup sehat juga salah satu cara untuk mencegah terjadinya penyakit <strong>mata glaukoma<\/strong>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"periksa\">Pemeriksaan Glaukoma<\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk memastikan apakah mata kita terkena penyakit <strong>mata glaukoma<\/strong>, dokter spesialis mata akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut pada mata mengenai <strong>glaukoma<\/strong>. Kemudian dokter akan melakukan diagnosa bila pasien menunjukkan gejala sesuai dengan buku ICD-10 (International Statistical Classification of Diseases and Related Health Problems).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan <strong>gejala glaukoma <\/strong>yang ada pada pasien, dokter akan menyebutkan kode <strong>ICD-10 glaukoma<\/strong> dalam istilah medis untuk mendeskripsikan tingkat keparahan seperti H40.221(mata kanan)1(tahap awal) = H40.2211 atau&nbsp; H40.222(mata kiri)3(tahap berat) = H40.2223.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;Dini-Cahyani&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Jika berada di rumah sakit, perawat akan melakukan asuhan keperawatan (<strong>Askep<\/strong>) sesuai dengan prosedur medis. Tetapi bila pasien tidak dirawat di rumah sakit, maka kita sebagai anggota keluarga yang akan melakukannya. Hal-hal yang bisa kita lakukan saat melakukan <strong>askep<\/strong> <strong>glaukoma<\/strong> yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Membatasi konsumsi kafein untuk penderita <strong>glaukoma<\/strong><\/li><li>Memberikan makanan yang sehat yang kaya akan nutrisi dan vitamin kepada penderita.<\/li><li>Mengatur posisi tidur penderita <strong>glaukoma <\/strong>dengan kepala terangkat lebih tinggi 20 derajat dari permukaan tempat tidur dengan cara memberi bantal untuk mengganjal kepala.<\/li><li>Memberikan <strong>obat <\/strong>resep dari dokter seperti obat tetes atau minum untuk mencegah meluasnya area mata yang rusak.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Tak terbayang betapa menderitanya mereka yang tak bisa melihat dunia karena menderita <strong>glaukoma.<\/strong> <a href=\"https:\/\/wecare.id\/Liam\/\">Ayo bantu penderita <strong>glaukoma<\/strong><\/a><strong> <\/strong>yang tidak mampu agar ia bisa melihat indahnya dunia. Segera <a href=\"https:\/\/app.wecare.id\/wecareapp\">unduh aplikasi Wecare.id di ponselmu<\/a> agar dapat membantu mereka yang kurang beruntung hanya lewat sentuhan jari!<\/p>\n\n\n<p>[wecare_app_banner type=\u20181\u2019]<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pusdatin Kemenkes RI (2019), <em>Situasi Glaukoma di Indonesia. <\/em>Pusdatin.kemkes.go.id<br>P2PTM Kemenkes RI (2019), <em>Glaukoma 101.<\/em><strong> <\/strong>P2ptm.kemkes.go.id<br>Efendi, Ahmad (2020), <em>Mengenal Penyakit Mata Glaukoma &amp; Cara Pencegahannya.<\/em><strong><em> <\/em><\/strong>Tirto.id<br>Mattox, Cyntia (2014), <em>ICD-10-CM For Glaucomatologists. <\/em>Glaucomatoday.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Disebut-sebut sebagai Si Pencuri Penglihatan, glaukoma merupakan penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Ayo kenali sebelum terlambat!<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2404,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,19,10],"tags":[421,422,423,214,23],"class_list":["post-2401","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-featured","category-info-penyakit","tag-buta","tag-glaukoma","tag-katarak","tag-kesehatan-mata","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Disebut-sebut sebagai Si Pencuri Penglihatan, glaukoma merupakan penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Ayo kenali sebelum terlambat!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Disebut-sebut sebagai Si Pencuri Penglihatan, glaukoma merupakan penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Ayo kenali sebelum terlambat!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-02-01T07:18:37+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat\",\"datePublished\":\"2021-02-01T07:18:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/\"},\"wordCount\":665,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"buta\",\"glaukoma\",\"katarak\",\"kesehatan mata\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Berita &amp; Event\",\"Featured\",\"Info Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/\",\"name\":\"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2021-02-01T07:18:37+00:00\",\"description\":\"Disebut-sebut sebagai Si Pencuri Penglihatan, glaukoma merupakan penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Ayo kenali sebelum terlambat!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat - Empower","description":"Disebut-sebut sebagai Si Pencuri Penglihatan, glaukoma merupakan penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Ayo kenali sebelum terlambat!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat - Empower","og_description":"Disebut-sebut sebagai Si Pencuri Penglihatan, glaukoma merupakan penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Ayo kenali sebelum terlambat!","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2021-02-01T07:18:37+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat","datePublished":"2021-02-01T07:18:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/"},"wordCount":665,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["buta","glaukoma","katarak","kesehatan mata","wecare.id"],"articleSection":["Berita &amp; Event","Featured","Info Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/","name":"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2021-02-01T07:18:37+00:00","description":"Disebut-sebut sebagai Si Pencuri Penglihatan, glaukoma merupakan penyakit mata yang dapat menyebabkan kebutaan. Ayo kenali sebelum terlambat!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-glaukoma\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Penyebab dan Gejala Glaukoma Sebelum Terlambat"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2401","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2401"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2401\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2401"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2401"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2401"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}