{"id":2782,"date":"2021-03-08T03:49:26","date_gmt":"2021-03-08T03:49:26","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=2782"},"modified":"2021-03-08T03:49:26","modified_gmt":"2021-03-08T03:49:26","slug":"apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/","title":{"rendered":"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak?"},"content":{"rendered":"\n<p>Pernah mendengar istilah \u201cPeople pleaser?\u201d Istilah itu diberikan pada orang yang susah bilang \u201ctidak\u201d pada orang lain. <em>People pleaser<\/em> mengacu pada kebutuhan konstan untuk menempatkan kebutuhan orang lain di atas kebutuhan sendiri. Hal ini bisa dilakukan baik dalam hubungan pribadi maupun di tempat kerja, dan bahkan dalam interaksi dengan orang asing. Tipe orang seperti ini sering kali bertindak seperti itu karena ketidakamanan dan kurangnya <em>self-esteem<\/em> atau harga diri.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;donasi-nusantara&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar isi:<\/strong>\n<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"#mengenali\">1. Mengenali Ciri-Ciri People Pleaser<\/a><\/li><li><a href=\"#bagaimana\">2. Bagaimana Berhenti Menjadi People Pleaser tapi Tetap Baik<\/a><\/li><\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"mengenali\">Mengenali Ciri-Ciri People Pleaser<\/h2>\n\n\n\n<p>Apakah kamu termasuk <em>people pleaser<\/em>? Jika kamu ingin tahu, kamu bisa mengenali ciri-cirinya. Berikut ini beberapa tanda-tanda <em>people pleaser<\/em> yang dilansir dari laman situs <em>Psychologytoday<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Berpura-pura setuju dengan semua orang<\/h3>\n\n\n\n<p>Mampu mendengarkan pendapat orang lain walaupun kamu tidak setuju adalah keterampilan sosial yang bagus. Namun berpura-pura setuju karena ingin disukai bisa menyebabkan kamu terlibat dalam perilaku yang bertentangan dengan nilai-nilai yang kamu percayai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Merasa bertanggung jawab atas perasaan orang lain<\/h3>\n\n\n\n<p>Berusaha untuk mengenali bagaimana perilaku diri sendiri dapat mempengaruhi orang lain merupakan sesuatu yang sehat. Namun berpikir kamu mempunyai kekuatan untuk membuat orang lain bahagia merupakan suatu masalah. Terserah setiap individu untuk mengendalikan emosi mereka sendiri.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Sering meminta maaf<\/h3>\n\n\n\n<p>Terlalu sering meminta maaf bisa menjadi pertanda masalah yang lebih besar entah kamu terlalu menyalahkan diri sendiri, atau kamu takut orang lain selalu menyalahkan dirimu. Kamu tidak perlu menyesal menjadi dirimu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Merasa terbebani dengan hal-hal yang harus kamu lakukan<\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu bertanggung jawab atas bagaimana kamu menghabiskan waktumu. Namun kalau kamu <em>people pleaser<\/em>, kemungkinan besar waktumu akan dipenuhi dengan aktivitas yang menurutmu itulah yang diinginkan orang lain.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Tidak bisa mengatakan tidak<\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu bisa mengatakan ya dan kemudian benar-benar melakukan apa yang dikatakan atau bisa juga pura-pura sakit supaya tidak melakukannya, yang pasti kamu tidak akan pernah mencapai tujuanmu jika kamu tidak bisa mengatakan apa yang ingin kamu katakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Merasa tidak nyaman bila orang marah kepadamu<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika ada orang lain yang marah bukan berarti kamu melakukan kesalahan. Namu jika kamu tidak tahan membayangkan ada orang lain yang tidak senang denganmu, kamu akan cenderung berkompromi dengan nilai-nilai yang kamu pegang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Membutuhkan pujian untuk merasa baik<\/h3>\n\n\n\n<p>Jika harga dirimu bergantung sepenuhnya pada apa yang dipikirkan oleh orang lain tentang dirimu, maka kamu hanya akan merasa senang saat orang lain memberikanmu banyak pujian.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Berusaha keras untuk menghindari konflik<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak ingin memulai konflik dan menghindari konflik adalah hal yang berbeda. Menghindari konflik dengan cara apa pun berarti kamu akan berjuang untuk membela hal-hal dan orang yang benar-benar kamu percaya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">9. Tidak mengakui saat perasaanmu terluka<\/h3>\n\n\n\n<p>Kamu tidak akan bisa membentuk hubungan yang sebenarnya jika kamu tidak bisa mengatakan bahwa perasaanmu terluka. Menyangkal semua perasaan yang kamu rasakan saat terluka akan membuat hubungamu jadi superfisial.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;panji-ag&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"bagaimana\">Bagaimana Berhenti Menjadi People Pleaser tapi Tetap Baik<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa tips untuk membantu kamu berhenti menjadi <em>people pleaser<\/em> dan akhirnya bisa mengatakan tidak yang dilansir dari laman situs <em>PsychCentral<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sadarilah bahwa kamu punya pilihan<\/h3>\n\n\n\n<p>Sering kali <em>people pleaser<\/em> merasa harus mengatakan ya saat orang meminta bantuan. Ingatlah bahwa kamu selalu punya pilihan untuk mengatakan tidak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Tetapkan prioritas<\/h3>\n\n\n\n<p>Mengetahui prioritas dan nilai membantu kamu untuk mengerem menyenangkan orang lain. Kamu tahu kapan kamu merasa nyaman mengatakan tidak atau mengiyakan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pikirkan terlebih dulu<\/h3>\n\n\n\n<p>Kapan pun seseorang meminta bantuanmu, tidak apa-apa untuk mengatakan bahwa kamu harus memikirkannya. Ini memberi kamu kesempatan untuk mempertimbangkan semuanya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-color has-background has-vivid-cyan-blue-color has-very-light-gray-background-color\"><a href=\"https:\/\/wecare.id\/bersinergi-untuk-berbagi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Berbagi Kebahagiaan Bersama 22.000 Yatim dan Dhuafa di Jawa Tengah. Yuk, Mulai Berbagi untuk Sesama!<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Tetapkan batas waktu<\/h3>\n\n\n\n<p>Tetapkan batas waku bila kamu setuju untuk membantu. Misalnya, beritahukan kamu hanya bisa membantu dari pukul berapa sampai berapa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pikirkan apakah kamu sedang dimanipulasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Terkadang, orang dengan jelas memanfaatkanmu, jadi penting bagimu untuk berhati-hati terhadap manipulator dan orang yang senang memuji.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Katakan tidak dengan penuh keyakinan<\/h3>\n\n\n\n<p>Mengatakan tidak pada orang untuk pertama kali memang sulit. Namun begitu kamu bisa melewati hal itu, kamu akan bisa berhenti dari kebiasaanmu mengatakan \u201cya\u201d. Ini akan membuatmu memiliki waktu untuk dirimu sendiri dan orang yang benar-benar ingin kamu bantu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Gunakan pernyataan empatik<\/h3>\n\n\n\n<p>Menggunakan pernyataan empatik berarti kamu menempatkan dirimu pada posisi orang lain ketika kamu menegaskan dirimu sendiri. Jadi kamu memberi tahu orang itu bahwa kamu memahami masalah mereka, tapi sayangnya kamu tidak bisa membantunya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Sadarilah bahwa kamu tidak bisa menyenangkan semua orang&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p><em>People pleaser<\/em> selalu ingin membuat semua orang bahagia. Namun sadarilah bahwa kamu tidak dapat membuat semua Bahagia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sambil berlatih untuk berhenti menjadi <em>people pleaser<\/em>, kamu bisa terus sebarkan aura positif dengan luangkan waktu membantu <a href=\"https:\/\/wecare.id\/patient\/\">pasien tidak mampu<\/a> yang mengidap berbagai penyakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu juga bisa berdonasi lebih mudah melalui aplikasi WeCare.id. Caranya, <a href=\"https:\/\/app.wecare.id\/wecareapp\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">download aplikasi WeCare.id<\/a> di ponselmu. Donasi yang kamu berikan tentu sangat berharga untuk teman-teman yang membutuhkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_article_support]<\/p>\n\n\n\n<h4 class=\"wp-block-heading\"><strong>Referensi<\/strong><\/h4>\n\n\n\n<p>Edwards, V. V. (2020). <em>11 Expert Tips to Stop Being a People Pleaser and Start Doing You<\/em>. scienceofpeople.com.<br>Morin, A. (2017). <em>10 Signs You&#8217;re a People-Pleaser<\/em>. psychologytoday.com.<br><em>People Pleaser? 12 Signs You Are One (and Why)<\/em>. (2019). harleytherapy.co.uk.Tartakovsky, M. (2016). <em>21 Tips to Stop Being a People-Pleaser<\/em>. psychcentral.com.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber Featured Image :<\/strong> Freepik.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu merasa tidak enak saat harus mengatakan tidak? Itu adalah ciri people pleaser. Lalu apalagi ciri lainnya? Baca info lengkapnya di sini.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2784,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19,26,64],"tags":[198,35,514,144,23],"class_list":["post-2782","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","category-mental-health","category-self-love","tag-kesehatan-mental","tag-mental-health","tag-people-pleser","tag-selflove","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak? - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kamu merasa tidak enak saat harus mengatakan tidak? Itu adalah ciri people pleaser. Lalu apalagi ciri lainnya? Baca info lengkapnya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak? - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kamu merasa tidak enak saat harus mengatakan tidak? Itu adalah ciri people pleaser. Lalu apalagi ciri lainnya? Baca info lengkapnya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-08T03:49:26+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak?\",\"datePublished\":\"2021-03-08T03:49:26+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/\"},\"wordCount\":842,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"kesehatan mental\",\"mental health\",\"people pleser\",\"selflove\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Featured\",\"Mental Health\",\"Self Love\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/\",\"name\":\"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak? - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2021-03-08T03:49:26+00:00\",\"description\":\"Kamu merasa tidak enak saat harus mengatakan tidak? Itu adalah ciri people pleaser. Lalu apalagi ciri lainnya? Baca info lengkapnya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak? - Empower","description":"Kamu merasa tidak enak saat harus mengatakan tidak? Itu adalah ciri people pleaser. Lalu apalagi ciri lainnya? Baca info lengkapnya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak? - Empower","og_description":"Kamu merasa tidak enak saat harus mengatakan tidak? Itu adalah ciri people pleaser. Lalu apalagi ciri lainnya? Baca info lengkapnya di sini.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2021-03-08T03:49:26+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"4 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak?","datePublished":"2021-03-08T03:49:26+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/"},"wordCount":842,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["kesehatan mental","mental health","people pleser","selflove","wecare.id"],"articleSection":["Featured","Mental Health","Self Love"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/","name":"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak? - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2021-03-08T03:49:26+00:00","description":"Kamu merasa tidak enak saat harus mengatakan tidak? Itu adalah ciri people pleaser. Lalu apalagi ciri lainnya? Baca info lengkapnya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/apa-kamu-people-pleaser-yang-susah-bilang-tidak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Kamu People Pleaser yang Susah Bilang Tidak?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2782","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2782"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2782\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2782"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2782"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2782"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}