{"id":2950,"date":"2021-03-21T06:02:00","date_gmt":"2021-03-21T06:02:00","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=2950"},"modified":"2021-03-21T06:02:00","modified_gmt":"2021-03-21T06:02:00","slug":"kenali-pneumonia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/","title":{"rendered":"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia"},"content":{"rendered":"\n<p class=\"has-text-align-right\"><em>Sumber foto: pexels.com<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Melansir dari <em>Mayoclinic<\/em>, <strong>Pneumonia<\/strong> adalah penyakit yang menyerang kantung udara yang ada di paru-paru. Kantung udara yang terinfeksi akan terisi oleh cairan atau dahak yang membuat penderitanya kesulitan bernapas, batuk bahkan demam.\u00a0\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Dikenal dengan nama paru-paru basah, Pneumonia tidak disebabkan oleh gaya hidup tertentu. Jadi anggapan bahwa berkendara malam hari tanpa menggunakan jaket, merokok atau tidur di lantai tidaklah benar. Pneumonia disebabkan oleh infeksi virus, bakteri dan jamur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penasaran dengan paru-paru basah atau pneumonia?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Simak artikel ini ya, kamu akan dapat informasi tentang pengertian, asal-usul, gejala, penyebab dan yang paling penting, cara mengobati Pneumonia atau paru-paru basah!<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar isi:<\/strong>\n<ol>\n<li><a href=\"#apa\">1. Apa itu Pneumonia?<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#sebab\">2. Apa Penyebab Pneumonia?<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#gejala\">3. Apa saja Gejala Pneumonia?<\/a><\/li>\n<li><a href=\"#cara\">4. Cara Mengobati Pneumonia<\/a><\/li>\n<\/ol>\n<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;viara-hikmatun&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"apa\">Apa itu Pneumonia?<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti yang sudah disebutkan diatas,<strong> Pneumonia<\/strong> menyerang kantung udara di paru-paru dan menginfeksinya. Dilansir dari <em>Passport Health USA,<\/em> Pneumonia pertama kali dijelaskan oleh Hippocrates pada 460SM, namun baru diteliti penyebabnya oleh peneliti Jerman Edwin Klebs, Carl Friedlander dan Albert Frankel.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengetahui gejala dan penyebabnya, para peneliti dari Jerman tersebut bisa mencari cara untuk melawan Pneumonia.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 id=\"sebab\">Apa Penyebab Pneumonia?<\/h2>\n\n\n\n<p>Pneumonia disebabkan oleh virus, bakteri dan jamur yang menginfeksi paru-paru. Berikut beberapa penyebab Pneumonia atau paru-paru basah menurut <em>halodoc<\/em> (2020):<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Infeksi Bakteri<\/h3>\n\n\n\n<p>Infeksi bakteri bisa disebabkan dari penularan dari orang lain atau penggunaan ventilator dalam jangka panjang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penyebab yang paling umum Pneumonia adalah Bakteri <em>Streptococcus pneumoniae<\/em>, <em>Legionella pneumophila<\/em>, <em>Mycoplasma pneumoniae, Staphylococcus aureus,<\/em> dan <em>Haemophilus influenzae<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Infeksi Virus<\/h3>\n\n\n\n<p>Pneumonia juga bisa disebabkan oleh infeksi virus. Infeksi virus dapat menyebabkan flu, bronkitis dan bronkiolitis. Meskipun infeksi virus umumnya lebih ringan dan bisa sembuh sendiri dalam 1-3 minggu tanpa pengobatan, namun akan lebih baik jika segera diberi pengobatan. <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2021\/02\/mutasi-corona\/\">Virus Covid-19<\/a> dapat menyebabkan pneumonia dan bisa menyebar ke seluruh paru-paru dengan cepat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Infeksi Jamur<\/h3>\n\n\n\n<p>Infeksi jamur menyerang pada orang dengan masalah kesehatan atau sistem kekebalan tubuh yang lemah. Jamur yang menyebabkan pneumonia dapat berasal dari tanah atau dari kotoran burung dan binatang lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis jamur yang dapat menyebabkan pneumonia adalah <em>Pneumocystis jirovecii, Cryptococcus<\/em>, dan <em>Histoplasmosis<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;Rendi-Y&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"gejala\">Apa saja Gejala Pneumonia?<\/h2>\n\n\n\n<p>Dilansir dari <em>halodoc <\/em>(2020), gejala <strong>Pneumonia <\/strong>bisa bermacam-macam tergantung dari jenis virus, bakteri dan jamurnya. Umumnya, <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2021\/02\/waspadai-8-gejala-paru-paru-basah-ini-sejak-dini\/\">gejala pneumonia<\/a> adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Batuk kering atau batuk berdahak<\/li><li>Nyeri di area dada<\/li><li>Napas sesak<\/li><li>Demam, meriang dan sering berkeringat<\/li><li>Tidak berenergi<\/li><li>Kehilangan nafsu makan<\/li><li>Mengalami diare, mual atau muntah<\/li><li>Jantung berdebar<\/li><\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"cara\">Cara Mengobati Pneumonia<\/h2>\n\n\n\n<p>Jika ada orang di sekitarmu yang mengalami batuk tidak berdahak dan kesulitan bernapas, akan lebih baik untuk langsung melakukan pemeriksaan ke dokter terdekat. Pneumonia beresiko lebih tinggi pada usia di atas 65 tahun, pengidap hipertensi, permasalahan pernapasan, dan pengidap diabetes.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan penanganan dini, kelompok beresiko tinggi bisa terselamatkan. Terutama saat ini dengan adanya virus corona yang menyebabkan pneumonia. Namun, jika kamu tidak berada dalam kelompok beresiko tinggi, coba bertanya pada ahli medis terkait gejala yang kamu alami.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;Idawati&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Sayangnya, tidak semua orang mampu untuk berkonsultasi dengan ahli medis atau mendapatkan perawatan yang semestinya. Karena itu, untuk bantu teman tidak mampu yang menderita <strong>pneumonia<\/strong>, kamu bisa menggunakan aplikasi WeCare.id untuk donasi kapan saja dan di mana saja!&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, segera <a href=\"https:\/\/app.wecare.id\/wecareapp\">download aplikasi WeCare.id<\/a> di App Store atau Google Play!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>MayoClinic (2020), <em>Pneumonia Symptoms and Causes. <\/em>mayoclinic.org<\/p>\n\n\n\n<p>Aprilia, Fitriana\u00a0 (2020), <em>Pneumonia.<\/em><strong> <\/strong>halodoc.com<\/p>\n\n\n\n<p>Sowards, Will (2020), <em>Pneumonia: History and Prevention of the \u2018Winter Fever\u2019.<\/em><strong><em> <\/em><\/strong>passporthealthusa.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pneumonia atau paru-paru basah dapat menyebabkan batuk, demam dan sesak napas. Kenali lebih dalam agar bisa mengobatinya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":2955,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2,19,10],"tags":[25,313,546,23],"class_list":["post-2950","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-featured","category-info-penyakit","tag-info-kesehatan","tag-paru-paru-basah","tag-pneumonia","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Pneumonia atau paru-paru basah dapat menyebabkan batuk, demam dan sesak napas. Kenali lebih dalam agar bisa mengobatinya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Pneumonia atau paru-paru basah dapat menyebabkan batuk, demam dan sesak napas. Kenali lebih dalam agar bisa mengobatinya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-03-21T06:02:00+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia\",\"datePublished\":\"2021-03-21T06:02:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/\"},\"wordCount\":561,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"info kesehatan\",\"paru-paru basah\",\"pneumonia\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Berita &amp; Event\",\"Featured\",\"Info Kesehatan\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/\",\"name\":\"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2021-03-21T06:02:00+00:00\",\"description\":\"Pneumonia atau paru-paru basah dapat menyebabkan batuk, demam dan sesak napas. Kenali lebih dalam agar bisa mengobatinya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia - Empower","description":"Pneumonia atau paru-paru basah dapat menyebabkan batuk, demam dan sesak napas. Kenali lebih dalam agar bisa mengobatinya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia - Empower","og_description":"Pneumonia atau paru-paru basah dapat menyebabkan batuk, demam dan sesak napas. Kenali lebih dalam agar bisa mengobatinya.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2021-03-21T06:02:00+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia","datePublished":"2021-03-21T06:02:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/"},"wordCount":561,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["info kesehatan","paru-paru basah","pneumonia","wecare.id"],"articleSection":["Berita &amp; Event","Featured","Info Kesehatan"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/","name":"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2021-03-21T06:02:00+00:00","description":"Pneumonia atau paru-paru basah dapat menyebabkan batuk, demam dan sesak napas. Kenali lebih dalam agar bisa mengobatinya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-pneumonia\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Paru-Paru Basah atau Pneumonia"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2950","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=2950"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/2950\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=2950"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=2950"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=2950"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}