{"id":3980,"date":"2021-07-01T14:54:33","date_gmt":"2021-07-01T14:54:33","guid":{"rendered":"http:\/\/blog.wecare.id\/?p=3980"},"modified":"2021-07-01T14:54:33","modified_gmt":"2021-07-01T14:54:33","slug":"yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/","title":{"rendered":"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak"},"content":{"rendered":"\n<p>Semua orang tua tentu mengharap buah hatinya tumbuh dan berkembang normal sesuai dengan tumbuh kembang anak, namun kenyataannya tidak sedikit orang tua yang harus menghadapi kenyataan bahwa anaknya mengidap <strong>asd (<em>autism spectrum disorder<\/em> pada anak)<\/strong>. Mari kenali lebih jauh tentang <em>autism spectrum disorder<\/em> dan bagaimana cara menanganinya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;ghava&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Daftar isi:<\/strong>\n<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li><a href=\"#Apa\">1. Apa itu Autism Spectrum Disorder?<\/a><\/li><li><a href=\"#Penyebab\">2. Penyebab Autism Spectrum Disorder?<\/a><\/li><li><a href=\"#Gejala\">3. Gejala Autism Spectrum Disorder?<\/a><\/li><li><a href=\"#Bagaimana\">4. Bagaimana Cara Menangani Anak dengan Autism Spectrum Disorder?<\/a><\/li><\/ol>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Apa\">Apa itu <em>Autism Spectrum Disorder<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p><strong>Pengertian <\/strong><em>autism spectrum disorder<\/em> yaitu kondisi gangguan tumbuh kembang pada anak yang berhubungan dengan <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2021\/04\/mikrosefali\/\">gangguan perkembangan otak<\/a> dan saraf pada anak. Gangguan pada otak dan saraf menyebabkan anak mengalami gangguan dalam berkomunikasi, berperilaku, dan berinteraksi dengan orang lain. Beberapa kondisi yang tergolong ke dalam <em>autism spectrum disorder<\/em> antara lain sindrom <em>asperger, autisme, sindrom heller,<\/em> dan gangguan perkembangan pervasif. Masing-masing penderita <em>autism spectrum disorder<\/em> dapat mengalami gejala dan tingkat keparahan yang berbeda-beda.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Penyebab\">Penyebab <em>Autism Spectrum Disorder<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p>Hingga saat ini para ilmuwan belum bisa memastikan <strong>penyebab asd (<em>autism spectrum disorder<\/em> pada anak)<\/strong>. Namun diyakini faktor genetik dan kondisi selama kehamilan yang menyebabkan gangguan perkembangan otak pada anak yang menyebabkan terjadinya autism spectrum disorder (Puji, 2017).<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-color has-background has-vivid-cyan-blue-color has-very-light-gray-background-color\"><a href=\"https:\/\/wecare.id\/donasibukutentanganak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Berbagi Buku Untuk Tingkatkan Literasi Anak Indonesia<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Gejala\">Gejala <em>Autism Spectrum Disorder<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut badan pusat pengendalian penyakit di AS, berikut beberapa <strong>gejala<\/strong> <strong>asd (<\/strong><strong><em>autism spectrum disorder<\/em><\/strong><strong> pada anak) <\/strong>yang sering dialami penderitanya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gangguan Bersosialisasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Hampir semua anak yang mengidap <em>autism spectrum disorder<\/em> mengalami gangguan bersosialisasi. Beberapa tanda yang menunjukkan anak mengalami gangguan sosialisasi antara lain: ketika menginjak usia satu tahun anak tidak merespons ketika dipanggil, anak menolak kontak mata dengan orang lain, anak tidak mau berbagi, anak suka bermain sendiri, interaksi&nbsp; anak terbatas pada hal yang disukainya saja, dan anak tidak mampu mengungkapkan emosinya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Gangguan Berkomunikasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Anak yang mengalami <strong>asd (<\/strong><strong><em>autism spectrum disorder<\/em><\/strong><strong> pada anak)<\/strong> juga mengalami gangguan komunikasi, bahkan beberapa di antaranya mengalami kebisuan. Beberapa gejala yang menunjukkan bahwa anak mengalami gangguan komunikasi antara lain anak sering mengulang suatu kata, menjawab pertanyaan yang tidak sesuai dengan pertanyaan, berbicara dengan nada datar, sering mengulang pertanyaan yang ditanyakan kepadanya, kesulitan memahami bahasa dan gerak tubuh orang lain, sering berhadapan terlalu dekat dengan orang yang mengajaknya berkomunikasi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Memiliki Perilaku atau Minat yang Tidak Wajar<\/h3>\n\n\n\n<p>Gejala lain dari <strong>asd (<\/strong><strong><em>autism spectrum disorder<\/em><\/strong><strong> pada anak)<\/strong>&nbsp; yaitu anak&nbsp; memiliki perilaku atau minat yang tidak wajar. Beberapa contoh perilaku tidak wajar yang ditunjukkan anak dengan <em>autism spectrum disorder<\/em> antara lain suka melipat bagian tubuh secara berulang, berputar-putar atau mengepakkan tangan seperti sayap, atau melakukan gerakan tidak biasa lainnya secara berulang dan terus-menerus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Gejala Lain&nbsp;<\/h3>\n\n\n\n<p>Selain gejala di atas, beberapa gejala lain yang mungkin muncul pada anak yang menderita <em>autism spectrum disorder<\/em> yaitu hiperaktif, suka melukai diri sendiri, sangat sensitif, memiliki kebiasaan makan yang aneh, sangat takut atau <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2021\/01\/anxiety-attack\/\">cemas<\/a> terhadap sesuatu atau kebalikannya (Handayani, 2019).<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Bagaimana\">Bagaimana Cara Menangani Anak dengan <em>Autism Spectrum Disorder<\/em>?<\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut beberapa terapi yang dilakukan para dokter untuk menangani anak dengan <strong>asd (<\/strong><strong><em>autism spectrum disorder<\/em><\/strong><strong> pada anak)<\/strong>:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Terapi perilaku&nbsp;<\/li><li>Terapi wicara<\/li><li>Terapi Pendidikan<\/li><li>Terapi Fisik dan panca Indera<\/li><li>Obat-obatan antipsikotik dan antidepresan tergantung masing-masing kondisi anak.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Demikian <strong>pengertian, asal usul, gejala, penyebab, pencegahan dan cara mengobati<\/strong> autism spectrum disorder. Mari bantu anak-anak yang mengalaminya dan membutuhkan perawatan melalui <a href=\"https:\/\/wecare.id\/patient\/\">Wecare.id<\/a>. Kamu bisa membantu mereka melalui WeCare.id, donasi bisa dimulai dari 1000. <a href=\"https:\/\/app.wecare.id\/wecareapp\">Download aplikasinya<\/a> di Google Store atau App Store untuk memudahkan donasi kamu.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;gizianakpapua&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p>Referensi:<\/p>\n\n\n\n<p>Handayani, V. (2019). <em>Penyakit Autisme &#8211; Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati | Halodoc.com<\/em>. 2019. https:\/\/www.halodoc.com\/kesehatan\/autisme<\/p>\n\n\n\n<p>Puji, A. (2017). <em>Autism Spectrum Disorder pada Anak: Penyebab, Gejala, Perawatannya<\/em>. 2017. https:\/\/hellosehat.com\/parenting\/kesehatan-anak\/autism-spectrum-disorder-adalah\/<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Sumber Foto: Unsplash.com<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan tumbuh kembang pada anak yang kompleks. Simak gejala dan penanganannya di sini.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":3984,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[656,19,47,609],"tags":[82,25,272,327,23],"class_list":["post-3980","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-anak","category-featured","category-kesehatan-anak","category-orang-sakit","tag-info-anak","tag-info-kesehatan","tag-kesehatan-anak","tag-tentang-anak","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan tumbuh kembang pada anak yang kompleks. Simak gejala dan penanganannya di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan tumbuh kembang pada anak yang kompleks. Simak gejala dan penanganannya di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-07-01T14:54:33+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak\",\"datePublished\":\"2021-07-01T14:54:33+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/\"},\"wordCount\":604,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"info anak\",\"info kesehatan\",\"kesehatan anak\",\"tentang anak\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Anak\",\"Featured\",\"Kesehatan Anak\",\"Orang Sakit\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/\",\"name\":\"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2021-07-01T14:54:33+00:00\",\"description\":\"Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan tumbuh kembang pada anak yang kompleks. Simak gejala dan penanganannya di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak - Empower","description":"Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan tumbuh kembang pada anak yang kompleks. Simak gejala dan penanganannya di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak - Empower","og_description":"Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan tumbuh kembang pada anak yang kompleks. Simak gejala dan penanganannya di sini.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2021-07-01T14:54:33+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak","datePublished":"2021-07-01T14:54:33+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/"},"wordCount":604,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["info anak","info kesehatan","kesehatan anak","tentang anak","wecare.id"],"articleSection":["Anak","Featured","Kesehatan Anak","Orang Sakit"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/","name":"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2021-07-01T14:54:33+00:00","description":"Autism Spectrum Disorder (ASD) merupakan gangguan tumbuh kembang pada anak yang kompleks. Simak gejala dan penanganannya di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/yuk-kenali-gejala-autism-spectrum-disorder-pada-anak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Yuk, Kenali Gejala Autism Spectrum Disorder pada Anak"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3980","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3980"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3980\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3980"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3980"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3980"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}