{"id":4565,"date":"2021-09-03T03:52:35","date_gmt":"2021-09-03T03:52:35","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.wecare.id\/?p=4565"},"modified":"2021-09-03T03:52:35","modified_gmt":"2021-09-03T03:52:35","slug":"kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/","title":{"rendered":"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2018\/03\/7-jenis-sakit-perut-yang-perlu-mendapat-perhatian-serius\/\">sakit perut<\/a> menyerang, perasaan tidak nyaman melanda. Namun, perlu diwaspadai ketika rasa nyeri muncul di bagian sisi kanan bagian bawah dari perut. Bisa jadi ini pertanda kamu menderita penyakit <strong>usus buntu<\/strong> atau apendisitis. Apa itu penyakit apendisitis, gejala, dan penyebabnya? Yuk, simak penjelasannya.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;ichwaldi&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Usus\">Usus Buntu (Apendisitis)<\/h2>\n\n\n\n<p>Apendisitis atau yang dikenal dengan <strong>usus buntu<\/strong> terjadi karena adanya peradangan pada umbai cacing atau apendiks. Usus atau umbai cacing ini merupakan bagian organ yang memiliki bentuk kantong kecil yang tipis.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan bentuknya yang dapat mencapai 10cm, usus ini terhubung ke usus besar. Penyakit ini dapat menyebabkan infeksi yang serius, yaitu apendiks yang pecah, rasa nyeri yang hebat, dan menyebabkan nyawa dalam bahaya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Gejala\">Gejala-gejala<\/h2>\n\n\n\n<p>Gejala utama yang sering dirasakan oleh penderita penyakit apendisitis adalah rasa nyeri pada perut (kolik abdomen). Rasa nyeri ini biasanya dimulai dari pusar, perlahan pindah ke sebelah kanan di perut bagian bawah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Rasa nyeri akan semakin bertambah parah ketika menarik napas dalam, bergerak, batuk, ataupun bersin. Bahkan, saat sedang tertidur, penderitanya bisa mendapatkan serangan rasa nyeri. Selain rasa nyeri di perut, beberapa gejala lain yang dapat dirasakan oleh orang dewasa, di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Demam&nbsp;<\/li><li>Perut kembung<\/li><li>Nafsu makan hilang<\/li><li>Mual dan muntah<\/li><li>Diare atau konstipasi<\/li><li>Tidak bisa kentut<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Apabila gejala-gejala di atas telah dirasakan, segeralah pergi ke dokter. Jika tidak ditangani segera, penyakit ini akan semakin parah dan mengakibatkan umbai cacing pecah. Akibatnya akan terjadi infeksi pada rongga perut atau disebut peritonitis.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-color has-background has-vivid-cyan-blue-color has-very-light-gray-background-color\"><a href=\"https:\/\/wecare.id\/siagapangan-covid19\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener sponsored nofollow\">Siaga Pangan! Bantu Saudara Kita Yang Terdampak Covid 19<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Penyebab\">Penyebab Usus Bantu<\/h2>\n\n\n\n<p>Pepatah mengatakan bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati. Nah, jika kamu tahu tentang beberapa penyebab penyakit apendisitis, kamu bisa melakukan pencegahan agar terhindar dari penyakit ini. Berikut ini merupakan beberapa penyebabnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cedera pada perut<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Menurut hasil penelitian yang diterbitkan oleh Jurnal Biomed Central menyatakan bahwa penyebab penyakit apendisitis pada orang dewasa adalah cedera pada perut. Ketika terjadi cedera atau trauma akibat tertusuk, terbentur, terjatuh, atau mendapat pukulan benda tumpul di perut area dekat usus dapat menyebabkan penyakit apendisitis. Namun, kasus akibat cedera atau benturan pada perut jarang terjadi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Kurang makan serat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Makan-makanan pedas atau yang mengandung cabe sering dianggap penyebab penyakit <strong>usus buntu<\/strong>. Ternyata makanan tersebut bukanlah penyebabnya. Ketika tubuh kurang mengonsumsi makan-makanan berserat, tubuh akan kesulitan mencerna makanan tersebut. Sisa makanan tersebut menumpuk dan menyumbat usus dan dapat mengakibatkan peradangan. Oleh karena itu, perbanyak <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2019\/07\/manfaat-penting-buah\/\">konsumsi buah<\/a> dan sayur-sayuran untuk memperlancar pencernaan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penyumbatan tinja (konstipasi)<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penyebab lain karena penyakit ini adalah diakibatkan oleh penyumbatan tinja. Tinja bisa saja tercemar oleh bakteri penyebab peradangan apendiks, yaitu bakteri <em>Escherichia coli<\/em><strong> <\/strong>(E. coli).&nbsp; Konstipasi (penyumbatan tinja) dalam waktu lama dan tidak dikeluarkan juga dapat menyebabkan kuman berkembang biak. Akibatnya, terjadi peradangan di bagian usus.<\/p>\n\n\n\n<p>Inilah penjelasan mengenai penyakit <strong>usus buntu<\/strong>, gejala, beserta penyebabnya. Jika kamu merasakan nyeri yang hebat di bagian tertentu pada perut sebelah kanan, pastikan kamu segera berobat ke dokter.<\/p>\n\n\n\n<p>Penyakit apendisitis dan penyakit-penyakit lainnya bisa berbahaya bagi tubuh jika tidak segera ditangani oleh dokter. Apalagi jika orang-orang yang menderita penyakit berbahaya tersebut tidak memiliki uang untuk berobat. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan mengunjungi situs resmi atau mengunduh aplikasi <a href=\"https:\/\/wecare.id\/\">WeCareid<\/a>, kamu bisa menggalang dana atau bersedekah untuk membantu para pasien berobat secara <em>online<\/em>. Bantuan kamu bisa membuat mereka sehat kembali.&nbsp;Yuk <a href=\"https:\/\/app.wecare.id\/wecareapp\">downlod aplikasi WeCare.id<\/a> sekarang juga !<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;elnino&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Andini, Widya Citra. (2020, 30 April). Mengulik Penyebab Usus Buntu, dan 4 Faktor Risiko Pemicunya. Diakses pada tanggal 15 Agustus 2021, dari <a href=\"https:\/\/www.klikdokter.com\/info-sehat\/read\/3628369\/inilah-5-penyebab-radang-usus-buntu\">https:\/\/www.klikdokter.com\/info-sehat\/read\/3628369\/inilah-5-penyebab-radang-usus-buntu<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Fadli, Rizal. (2021, 27 April). Bukan karena Makanan Pedas, Ini Penyebab Usus Buntu. Diakses pada tanggal 15 Agustus 2021, dari <a href=\"https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/bukan-karena-makanan-pedas-ini-penyebab-usus-buntu\">https:\/\/www.halodoc.com\/artikel\/bukan-karena-makanan-pedas-ini-penyebab-usus-buntu<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Mayo Clinic Staff. (2021, 07 Agustus). Appendicitis. Diakses pada tanggal 15 Agustus 2021, dari <a href=\"https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/appendicitis\/symptoms-causes\/syc-20369543\">https:\/\/www.mayoclinic.org\/diseases-conditions\/appendicitis\/symptoms-causes\/syc-20369543<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Willy, Tjin. (2018, 21 Desember). Penyakit Usus Buntu. Diakses pada 15 Agustus 2021, dari https:\/\/hellosehat.com\/pencernaan\/pencernaan-lainnya\/penyebab-usus-buntu.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Usus buntu tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sebelum terlambat, yuk, kenali gejala, dan penyebabnya.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":4566,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19,10,609],"tags":[25,732,180,23],"class_list":["post-4565","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","category-info-penyakit","category-orang-sakit","tag-info-kesehatan","tag-sistem-pencernaan","tag-usus","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Usus buntu tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sebelum terlambat, yuk, kenali gejala, dan penyebabnya.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Usus buntu tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sebelum terlambat, yuk, kenali gejala, dan penyebabnya.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-03T03:52:35+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa\",\"datePublished\":\"2021-09-03T03:52:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/\"},\"wordCount\":628,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"info kesehatan\",\"sistem pencernaan\",\"usus\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Featured\",\"Info Kesehatan\",\"Orang Sakit\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/\",\"name\":\"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2021-09-03T03:52:35+00:00\",\"description\":\"Usus buntu tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sebelum terlambat, yuk, kenali gejala, dan penyebabnya.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa - Empower","description":"Usus buntu tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sebelum terlambat, yuk, kenali gejala, dan penyebabnya.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa - Empower","og_description":"Usus buntu tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sebelum terlambat, yuk, kenali gejala, dan penyebabnya.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2021-09-03T03:52:35+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa","datePublished":"2021-09-03T03:52:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/"},"wordCount":628,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["info kesehatan","sistem pencernaan","usus","wecare.id"],"articleSection":["Featured","Info Kesehatan","Orang Sakit"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/","name":"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2021-09-03T03:52:35+00:00","description":"Usus buntu tidak hanya menyerang anak-anak, tetapi juga orang dewasa. Sebelum terlambat, yuk, kenali gejala, dan penyebabnya.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kenali-gejala-usus-buntu-pada-orang-dewasa\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kenali Gejala Usus Buntu pada Orang Dewasa"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4565","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4565"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4565\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4565"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4565"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4565"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}