{"id":5763,"date":"2022-02-23T10:24:02","date_gmt":"2022-02-23T10:24:02","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.wecare.id\/?p=5763"},"modified":"2022-02-23T10:24:02","modified_gmt":"2022-02-23T10:24:02","slug":"kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","title":{"rendered":"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Kanker kolon<\/strong> juga dikenal sebagai kanker kolorektal atau kanker usus besar. <a href=\"https:\/\/wecare.id\/campaign-kanker\/\">Kanker<\/a> ini tumbuh di usus besar bagian paling bawah yang terhubung dengan <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2022\/01\/yuk-kenali-anatomi-dan-fungsi-rectums\/\"><em>rectum<\/em><\/a> atau anus. Untuk mengetahui lebih banyak tentang kanker kolon mulai dari gejala, penyebab, dan pencegahannya, simak terus artikel ini.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;asyla-zarina&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Pengertian\">Pengertian Kanker Kolon<\/h2>\n\n\n\n<p>Kanker kolon adalah sel-sel kanker yang tumbuh di area rektum atau kolon. Kanker ini biasanya bermula dari polip usus atau jaringan yang tumbuh secara tidak wajar di dinding dalam kolon. Walaupun tidak semua <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2021\/02\/tangani-polip\/\">polip<\/a> akan berkembang menjadi kanker, ada beberapa jenis polip yang biasanya tumbuh menjadi kanker.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Tiga jenis polip yang bisa tumbuh di kolon adalah polip adenoma, polip hiperplastik, serta <em>sessile serrated polyps<\/em> (SSP) dan <em>traditional serrated adenomas<\/em> (TSA). Polip hiperplastik biasanya tidak akan tumbuh menjadi kanker, sedangkan adenoma menjadi indikasi adanya kanker.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>SSP dan TSA merupakan polip adonema dan memiliki potensi paling tinggi berkembangnya sel kanker kolorektal.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Gejala\">Gejala Kanker Kolon<\/h2>\n\n\n\n<p>Di stadium awal, pengidap <strong>kanker kolon<\/strong> hampir tidak merasakan gejala berarti. Namun, beberapa gejala yang muncul di stadium awal di antaranya:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sembelit atau diare<\/li><li>Perut nyeri atau kram<\/li><li>Perut terasa kembung<\/li><li>Bentuk dan warna tinja berubah<\/li><li>Keluar darah pada saat BAB<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Pada stadium lanjut, gejala yang sering muncul berupa:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Penurunan berat badan secara drastis<\/li><li>Kelelahan<\/li><li>Bentuk dan warna tinja berubah selama lebih dari satu bulan terakhir<\/li><li>Merasa seperti BAB belum beres<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Apabila <strong>kanker kolon<\/strong> sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya, maka gejala lain akan muncul. Beberapa indikasi yang patut diwaspadai adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Lengan dan tungkai membengkak<\/li><li>Sesak napas<\/li><li>Sakit kepala berkepanjangan<\/li><li>Patah tulang<\/li><li>Pandangan kabur<\/li><li><em>Icterus<\/em> atau sakit kuning<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Apabila kamu merasakan beberapa gejala pada stadium awal tadi, ada baiknya segera konsultasikan dengan dokter. Semakin dini kanker terdeteksi, semakin besar pula peluang untuk sembuh.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Penyebab\">Penyebab Kanker Kolon<\/h2>\n\n\n\n<p>Para ahli belum menemukan penyebab pasti berkembangnya sel-sel kanker di daerah <em>rectum<\/em>. Namun, ada beberapa faktor yang bisa membuat seseorang memiliki risiko lebih tinggi. Adapun faktor-faktor tersebut adalah:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Berat badan yang berlebihan atau obesitas<\/li><li>Orang dengan usia di atas 50 tahun<\/li><li>Memiliki riwayat polip kolorektal<\/li><li>Memiliki keluarga dengan riwayat <strong>kanker kolon<\/strong> atau <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2022\/01\/kenali-fakta-tentang-kanker-payudara-pencegahannya\/\">kanker payudara<\/a> di bawah usia 50 tahun<\/li><li>Asupan serat dan buah kurang serta pola makan yang tidak sehat<\/li><li>Kurang berolahraga<\/li><li>Menjalani terapi radiasi di daerah perut<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p class=\"has-text-color has-background has-vivid-cyan-blue-color has-very-light-gray-background-color\"><a href=\"https:\/\/wecare.id\/pulihkanindonesia\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener sponsored nofollow\">Bersatu Pulihkan Indonesia dari Pandemi<\/a><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"Pencegahan\">Pencegahan Kanker Kolon<\/h2>\n\n\n\n<p>Karena penyebab pasti <strong>kanker kolon<\/strong> belum ditemukan, maka pencegahan yang efektif pun belum diketahui. Namun, kamu bisa melakukan hal-hal berikut guna menurunkan risiko kanker usus besar, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Rutin berolahraga<\/li><li>Menjaga pola makan dan menghindari <em>junk food<\/em> serta makanan berlemak<\/li><li>Berhenti merokok dan mengonsumsi minuman beralkohol<\/li><li>Banyak mengonsumsi buah dan sayur kaya serat<\/li><li>Menjaga <a href=\"https:\/\/blog.wecare.id\/2021\/06\/cara-menghitung-berat-badan-ideal-dan-pentingnya-menjaga-berat-badan-ideal\/\">berat badan<\/a><\/li><li>Menjaga kadar gula dalam tubuh&nbsp;<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Semoga informasi di atas bermanfaat dan membantu kamu untuk tahu lebih jauh tentang <strong>kanker kolon<\/strong>. Tahukah kamu, bahwa di luar sana, banyak sekali pengidap kanker yang sedang berjuang melawan penyakit mematikan ini?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Banyak dari mereka kekurangan dana untuk bisa mendapatkan penanganan yang dibutuhkan. WeCare.id mengajak kita semua untuk sama-sama membantu mereka yang sedang berjuang dalam bentuk donasi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n<p>[wecare_plugin slug=&#8217;hafizh-al&#8217;]<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa menentukan sendiri ke mana donasi akan kamu berikan. Selain mengunjungi website WeCare.id, kamu juga bisa <a href=\"https:\/\/app.wecare.id\/wecareapp\">mengunduh aplikasinya<\/a> secara gratis di Play Store atau App Store. Yuk bantu sesama, melalui WeCare.id.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Aprinda Puji. 9 Nov 2021. <em>Kanker Kolorektal (Usus Besar\/Kolon dan Rektum).<\/em> HelloSehat.com<\/p>\n\n\n\n<p>dr. Meva Nareza. 21 Juni 2021. <em>Kanker Kolorektal<\/em>. AloDokter.com<\/p>\n\n\n\n<p>dr. Tjin Willy. 8 Mei 2019. <em>Kanker Usus Besar<\/em>. AloDokter.com<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kanker kolon adalah kanker yang tumbuh di area rectum atau usus besar. Berikut ini beberapa gejala kanker kolon yang harus diwaspadai.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":5764,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19,10,778,609],"tags":[25,18,111,23],"class_list":["post-5763","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-featured","category-info-penyakit","category-kanker","category-orang-sakit","tag-info-kesehatan","tag-kanker","tag-kankerkolon","tag-wecare-id"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.1.1 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya - Empower<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kanker kolon adalah kanker yang tumbuh di area rectum atau usus besar. Berikut ini beberapa gejala kanker kolon yang harus diwaspadai.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya - Empower\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kanker kolon adalah kanker yang tumbuh di area rectum atau usus besar. Berikut ini beberapa gejala kanker kolon yang harus diwaspadai.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Empower\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-23T10:24:02+00:00\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Rafika Dwi Ariani\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\"},\"headline\":\"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya\",\"datePublished\":\"2022-02-23T10:24:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\"},\"wordCount\":569,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"keywords\":[\"info kesehatan\",\"kanker\",\"kankerkolon\",\"wecare.id\"],\"articleSection\":[\"Featured\",\"Info Kesehatan\",\"Kanker\",\"Orang Sakit\"],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\",\"name\":\"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya - Empower\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"\",\"datePublished\":\"2022-02-23T10:24:02+00:00\",\"description\":\"Kanker kolon adalah kanker yang tumbuh di area rectum atau usus besar. Berikut ini beberapa gejala kanker kolon yang harus diwaspadai.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage\",\"url\":\"\",\"contentUrl\":\"\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"name\":\"Empower\",\"description\":\"Blog\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Empower\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png\",\"width\":1920,\"height\":457,\"caption\":\"Empower\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80\",\"name\":\"Rafika Dwi Ariani\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Rafika Dwi Ariani\"},\"sameAs\":[\"http:\/\/172.104.170.96\"],\"url\":\"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya - Empower","description":"Kanker kolon adalah kanker yang tumbuh di area rectum atau usus besar. Berikut ini beberapa gejala kanker kolon yang harus diwaspadai.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya - Empower","og_description":"Kanker kolon adalah kanker yang tumbuh di area rectum atau usus besar. Berikut ini beberapa gejala kanker kolon yang harus diwaspadai.","og_url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","og_site_name":"Empower","article_published_time":"2022-02-23T10:24:02+00:00","author":"Rafika Dwi Ariani","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"Rafika Dwi Ariani","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/"},"author":{"name":"Rafika Dwi Ariani","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80"},"headline":"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya","datePublished":"2022-02-23T10:24:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/"},"wordCount":569,"publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","keywords":["info kesehatan","kanker","kankerkolon","wecare.id"],"articleSection":["Featured","Info Kesehatan","Kanker","Orang Sakit"],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/","name":"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya - Empower","isPartOf":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"","datePublished":"2022-02-23T10:24:02+00:00","description":"Kanker kolon adalah kanker yang tumbuh di area rectum atau usus besar. Berikut ini beberapa gejala kanker kolon yang harus diwaspadai.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#primaryimage","url":"","contentUrl":""},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/kanker-kolon-gejala-penyebab-dan-pencegahannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kanker Kolon: Gejala, Penyebab, dan Pencegahannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","name":"Empower","description":"Blog","publisher":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#organization","name":"Empower","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","contentUrl":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/cropped-banner-blog-1.png","width":1920,"height":457,"caption":"Empower"},"image":{"@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/4f8f9e7cdd2dcd5eed921c79cf2e8b80","name":"Rafika Dwi Ariani","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/78f4c9c3a9076a266f474f89443cb7e46c3810963874ff8b6ee996b92ff8965f?s=96&d=mm&r=g","caption":"Rafika Dwi Ariani"},"sameAs":["http:\/\/172.104.170.96"],"url":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/author\/empower_user\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5763","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=5763"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/5763\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=5763"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=5763"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/empower.amartha.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=5763"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}