Menurut (Heri Wahyudi, 2017, Hepatitis) Hepatitis adalah infeksi sistemik yang seringnya menyerang pada hati dan umumnya disebabkan oleh infeksi virus. Namun, bisa juga disebabkan karena kebiasaan mengonsumsi obat-obatan tertentu, alkohol, atau autoimun. Hepatitis sendiri menjadi salah satu penyakit hati akut yang dapat menular dan menjadi wabah mematikan di dunia.
Daftar isi:
[wecare_plugin slug=’donasi-nusantara’]
Hepatitis dapat disebabkan oleh:
Meminum alkohol secara berlebihan dapat mengakibatkan terjadinya peradangan pada hati. Seiring waktu, dapat menyebabkan kerusakan permanen, gagal hati. Serta sirosis. Umumnya, disebut sebagai hepatitis alkoholik.
Ketika kamu mengkonsumsi obat-obatan tertentu melebihi takaran yang sudah ditentukan, maka peradangan hati dapat terjadi. Akibatnya, timbul penyakit toxic hepatitis.
Menurut (Edward L. Krawitt, M.D., 2006, Medical Progress Autoimmune Hepatitis), hepatitis akibat autoimun bersifat secara progresif yang dapat diderita anak-anak dan orang dewasa. Dalam melakukan diagnosis, dapat dilakukan pada kadar globulin serum yang terlihat abnormal serta autoantibodi yang menganggap hati sebagai objek berbahaya dan mulai menyerangnya. Sehingga terjadi peradangan pada fungsi hati yang berskala dari ringan hingga parah.
Infeksi virus pada hepatitis didasarkan pada jenis yang diderita, di antaranya:
Penyebab Hepatitis A adalah virus Hepatitis A atau biasa disingkat HAV, yang didapat dari makanan maupun minuman yang sudah terkontaminasi oleh feses pasien hepatitis A.
HBV adalah virus yang menjadi penyebab penyakit hepatitis B. Penularan dapat terjadi melalui cairan tubuh penderita seperti air mani, cairan vagina, ataupun darah.
HCV merupakan virus yang menginfeksi penyakit hepatitis C. Penularan terjadi melalui cairan tubuh seperti HBV, seperti melalui jarum suntik, berhubungan intim tanpa pengaman. Bahkan penderita yang hamil pun dapat menurunkannya ke anak yang dikandung.
HDV adalah virus yang menjadi penyebab adanya hepatitis D. Namun, jenis ini jarang terjadi pada manusia sebab HDV tidak mampu berkembang tanpa ada campur tangan HBV.
HEV adalah virus yang menjadi penyebab hepatitis E. Penularannya dapat melalui saluran air yang buruk pada lingkungan tempat tinggal.
[wecare_plugin slug=’qonita’]
Gejala yang umum terjadi pada penderita hepatitis adalah:
Dalam pengobatan hepatitis, biasanya disesuaikan berdasarkan jenisnya, tingkat kritis infeksi, serta keadaan pasien ketika terinfeksi. Pasalnya, ada beberapa pasien yang dapat sembuh dengan sendirinya lantaran memiliki kekebalan tubuh yang prima. Namun secara garis besar, pengobatan dapat dilakukan dengan cara:
Ada 3 jenis obat yang biasanya diberikan kepada penderita, yang mana disesuaikan dengan jenis hepatitis yang diderita serta tingkat keparahannya. Di antaranya:
Ketika hepatitis sudah mengarah pada tingkat kronis dan hati tidak mampu lagi berfungsi dengan baik, maka ada kemungkinan dokter akan memberi saran untuk melakukan transplantasi hati.
[wecare_plugin slug=’jaka’]
Agar tidak terkena hepatitis, kamu bisa mencegahnya dengan melakukan beberapa hal ini:
Nah, usai mengetahui gejala, penyebab, serta pengobatan yang dapat dilakukan pada penderita hepatitis, kini saatnya untuk kamu membantu para pasien yang tengah kesulitan dalam menjalankan pengobatan. Bersama WeCare, kamu bisa menolong mereka.
[wecare_app_banner type=‘1’]
Referensi:
Wahyudi, Heri. 2017. Hepatitis. Denpasar: Simdos FK Universitas Udayana. Simdos.unud.ac.id..
Edward L. Krawitt, M.D. 2006. Medical Progress: Autoimmune Hepatitis. Massachusetts: Massachusetts Medical Society. Drwerner.webseiten.cc.
Ririn E. 2013. Hepatitis Akut Disebabkan oleh Virus Hepatitis A. Lampung: Medula, Volume 1, Nomor 1, September 2013. Juke.kedokteran.unila.ac.id.dr. Merry Dame Cristy Pane. 2020. Hepatitis. Alodokter.com.