Sumber foto: pexels.com
Kamu mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah penyakit autoimun. Dalam wawancara, beberapa selebritas pernah menyebutkan bahwa mereka terkena penyakit ini. Nah, apa sih sebetulnya penyakit autoimun itu?
Penyakit autoimun adalah sebuah kondisi pada saat antibodi tubuh menyerang tubuh. Seharusnya, antibodi ini menyerang penyakit yang masuk ke dalam tubuh (Waluyo&Marhaendra, 2014). Namun, kesalahan tertentu menyebabkan ia melihat sel tubuh sebagai penyakit yang asing, kemudian diserang. Akibatnya, alih-alih menjadi sehat, tubuh akan menjadi lemah dan mudah terserang penyakit, bahkan bisa mengarah kepada kematian.
Daftar isi:
[wecare_plugin slug=’arfa-mn’]
Penyakit ini dapat disebabkan oleh banyak hal, karena jenisnya pun variatif. Namun, secara umum, ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan penyakit ini terjadi pada tubuh kita:
Lingkungan bisa menyebabkan timbulnya penyakit autoimun pada tubuh kamu. Kondisi lingkungan yang kotor, penuh infeksi virus dan bakteri, dapat membuat sistem antibodi menjadi malfungsi dan malah menyerang tubuh sendiri
Kondisi pascakehamilan dapat menyebabkan penyakit autoimun. Banyak ditemui kasus di mana mereka yang baru saja bersalin terkena penyakit autoimun. Hal itu bisa terjadi lantaran perubahan fisik usai melahirkan atau komplikasi tertentu pada saat melahirkan.
Segala faktor risiko autoimun bisa diperkuat apabila terdapat anggota keluargamu yang pernah terkena autoimun. Jika kamu adalah keturunan langsung dari seseorang yang terkena penyakit ini, sebaiknya kamu menjaga kesehatan dan rutin melakukan check-up, minimal setahun sekali.
[wecare_plugin slug=’alira-siti’]
Sebetulnya, ciri dan gejala penyakit autoimun berbeda-beda tergantung dari contoh penyakit autoimun itu sendiri. Namun, gejala awal biasanya menunjukkan kondisi seperti ini di tubuh kita:
Lalu, bagaimana ciri khusus dari penyakit autoimun berdasarkan jenisnya? Ini dia:
[wecare_plugin slug=’rakha-firmansyah’]
Kamu bisa menghindari penyakit ini dengan mereduksi stress, menjaga tubuh agar tidak terlalu lelah, dan juga menjaga asupan makanan serta gaya hidup. Selain itu, jika kamu tengah berada dalam masa kehamilan, jagalah kebiasaanmu dan konsumsi makan. Gunakan metode persalinan yang disarankan oleh dokter untuk menghindari turunnya imun tubuh usai kamu melahirkan.
Itulah beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menghindari penyakit autoimun. Dengan kesadaran dan pencegahan sejak dini, kamu bisa meminimalisir risiko penyakit autoimun. Kamu juga dapat mengambil langkah dengan membantu mereka di Indonesia yang terkena penyakit autoimun dengan berdonasi di WeCare.id. Berbagi itu menyenangkan, jadikan Indonesia sehat dan merata dengan mendonasikan bantuanmu di WeCare.id. Download aplikasi WeCare.id sekarang!
[wecare_app_banner type=‘1’]
Referensi:
Waluyo, Srikandi, Budhi Marhaendra (2014) . Penyakit-Penyakit Autoimun. Jakarta : Elex Media Komputindo.
Langow, Sandra Shintya. 2021. Mengenal Penyakit Autoimun dari Gejala Hingga Cara Mencegahnya. Hello Sehat.