Zakat bukan hal yang asing lagi bagi umat Islam karena zakat merupakan salah satu bagian dari rukun Islam. Seperti halnya zakat, donasi pun bukan hal baru karena hal ini sering dilakukan juga oleh banyak orang baik perseorangan maupun kelompok. Saat ini juga sudah banyak cara donasi yang memudahkan, namun, apakah kamu tahu apa perbedaan zakat dan donasi? Supaya tidak bingung, yuk ikuti penjelasan tentang zakat dan donasi di bawah ini.
[wecare_plugin slug=’Windy’]
Sebelum membahas mengenai perbedaan zakat dan donasi, kita bahas dahulu mengenai zakat. Zakat diberikan dari kelebihan kekayaan atau pendapatan. Untuk diwajibkan membayar zakat ada syarat tertentu. Salah satunya, kamu harus memiliki kekayaan yang cukup untuk memenuhi ambang nisab, yaitu nilai yang dihitung dari 87,48 gram emas atau 612,36 gram perak. Jumlah minimal zakat yang harus kamu bayarkan adalah 2,5% tetapi tidak ada batasan atas. Ada syarat tertentu dalam pemberian zakat dan hanya dibagikan kepada orang tertentu saja seperti yang disebutkan dalam Al-Quran, di antaranya:
Zakat harus diberikan setiap tahun, selama kamu memiliki kekayaan melebihi ambang nisab untuk tahun kalender Islam sebelumnya dan waktu untuk memberikan zakat bisa kamu pilih sendiri. Namun banyak muslim memilih untuk memberikan zakat mereka selama Ramadan dan seringkali di 10 malam terakhir Ramadan ketika pahala dikatakan jauh lebih besar.
Donasi atau dalam Islam disebut juga dengan shadaqah adalah tindakan sukarela atas kesalehan atau kebaikan yang dilakukan tanpa mengharapkan imbalan apa pun. Tidak ada jumlah minimum yang harus diberikan untuk shadaqah dan tidak ada persyaratan untuk memberi secara teratur. Tidak ada persyaratan agar seseorang bisa bershadaqah dan tindakan yang sederhana seperti berbagi ilmu dalam Islam bisa jadi sebuah perbuatan memberi yang terus-menerus.
Setelah dijelaskan satu-satu di atas, berikut ini penjelasan mengenai perbedaan zakat dan donasi:
Kedua perbuatan tersebut memberikan pahala yang besar dalam kehidupan ini dan selanjutnya bagi pemberi tetapi efek zakat dan donasi bahkan lebih besar bagi penerima. Memberikan donasi dan zakat adalah dua cara yang membantu kamu lebih dekat dengan Allah (SWT) dan dengan beramal secara teratur, kamu dapat meningkatkan kesejahteraan dirimu sendiri dan menemukan kedamaian dan kebahagiaan di kehidupan ini dan akhirat. Dengan bersadaqah atau berdonasi, kamu juga menunjukkan kepada Allah (SWT) bahwa kamu bersyukur atas pemberian yang telah Dia berikan dalam hidupmu.
#RayakanKebaikan dengan Zakat Fitrah Dompet Dhuafa!
Berzakat atau berdonasi berarti mengikuti contoh Nabi Muhammad. Beliau adalah contoh terbaik dari memberi donasi atau zakat secara teratur dan sering memberi kepada mereka yang membutuhkan yang tidak memiliki apa-apa ketika dia sendiri lapar. Dengan membuat shadaqah atau donasi secara teratur kamu mengikuti jejak Nabi (SAW) dan memberikan teladan yang baik dalam hidup untuk anak-anakmu sendiri.
Itulah perbedaan zakat dan donasi. Seperti yang disebutkan di atas, donasi atau shadaqah bisa dilakukan kapan saja tapi kebanyakan dilakukan bulan Ramadan. Mumpung sekarang masih Ramadan, yuk luangkan waktu dengan sebarkan aura positif dengan luangkan waktu membantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit.
Kamu juga bisa membantu mereka yang sakit dan tidak mampu dengan memberi uluran tangan melalui donasi ke Wecare.id! Unduh aplikasi Wecare.id melalui App Store atau Google Play agar kamu bisa menolong orang sakit di mana pun kamu berada.
Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!
[wecare_plugin slug=’zakatfitrahACT’]
Prabhat, S. (2011). Difference Between Zakat and Sadaqah. Diambil kembali dari differencebetween.net.
What’s the Difference Between Zakat and Sadaqah? (2020). Diambil kembali dari orphansinneed.org.uk.Zakat in General. (2020). Diambil kembali dari perdaus.org.sg.
Sumber Featured Image : Freepik.com