Bulan puasa kerap kali dikaitkan dengan kemunculan petasan dan kembang api. Menjelang sore hingga malam hari suara petasan akan terdengar bersahutan. Tak hanya anak kecil, orang dewasa pun senang sekali bermain petasan meskipun berbahaya. Salah satu bahayanya adalah luka bakar akibat terkena petasan.
Kecelakaan karena petasan sudah sering diberitakan, salah satunya di laman situs CNN Indonesia. Diberitakan Herlian Muchrim, Wakil Bupati Kaur menjalani operasi tulang tangan kiri akibat petasan meledak ketika masih digenggam. Kejadian ini terjadi Sabtu malam pada pergantian tahun baru 2023. Kecelakaan karena petasan bisa mengakibatkan luka bakar ringan, luka di jari dan di mata.
[wecare_plugin slug=’faiz-al’]
Petasan yang juga dikenal dengan sebutan mercon adalah benda peledak kecil yang digunakan untuk tujuan hiburan atau acara perayaan. Terdapat beberapa jenis petasan, seperti petasan asap, air mancur, gasing/spinners, roket, kincir, sparklers, dll.
Bahan yang terkandung dalam petasan di antaranya adalah flash powder. Bahan ini sering digunakan sebagai komposisi piroteknik di dalam petasan, yang menghasilkan kilatan cahaya terang dan suara keras saat dibakar. Ini adalah campuran bubuk logam sangat halus seperti aluminium, magnesium, atau titanium, yang dikombinasikan dengan agen pengoksidasi seperti kalium perklorat atau kalium nitrat.
Ketika flash powder dibakar, terjadi reaksi kimia yang cepat yang menghasilkan gas panas dan ledakan kuat, menghasilkan kilatan cahaya terang dan suara keras. Namun, karena sifatnya yang sangat mudah meledak dan mudah terbakar, flash powder sangat berbahaya jika tidak ditangani dengan hati-hati. Oleh karena itu, produksi, penjualan, dan penggunaan flash powder sering diatur oleh hukum di banyak negara.
Selain flash powder, petasan dapat mengandung bahan lain seperti:
Mengutip laman situs Suara, Dr. dr. Hendrian D. Soebagjo menginformasikan pertolongan pertama untuk mengatasi luka bakar akibat petasan, yaitu:
Miris!!! Dindin Tersengat Listrik Hingga Hingga Melepuh dan Hangus, Bantuanmu sangat diharapkan!
Melansir laman situs First Aid and CPR Courses, apabila mengalami luka bakar minor atau tingkat satu, berikut langkah pengobatan yang harus dilakukan:
Luka kecil (sekitar satu inci atau kurang) yang disebabkan oleh petasan dapat diobati dengan langkah-langkah berikut:
Jika terkena petasan dan mengakibatkan luka di tangan serta kaki, berikut cara penanganannya:
Jika mata terkena serpihan petasan dan mengakibatkan cedera, berikut cara penanganannya:
Petasan juga bisa menyebabkan luka di jari tangan disebabkan karena telat melemparkan benda peledak tersebut. Berikut cara untuk mengobati luka di jari:
Petasan memang bisa memeriahkan sebuah acara, namun benda ini bisa juga membawa malapetaka yang mengakibatkan cedera seperti luka bakar. Bahkan beberapa kali di televisi dikabarkan pabrik pembuatan petasan meledak dan menghilangkan banyak nyawa. Untuk mengisi bulan Ramadan ini daripada menggunakan uang untuk membeli petasan, orang tua bisa mengajarkan anaknya berdonasi. Ajak mereka membantu pasien yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan. Caranya yaitu dengan mengunjungi situs web WeCare.id atau mengunduh aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja.
Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!
HMTKFT UNS. (2021). BUTENA Edisi 3 : Petasan. Diambil kembali dari hmtk.ft.uns.ac.id.
Canon, M. (2016). First Aid Treatment for Fireworks Injuries. Diambil kembali dari firstaidandcprcourses.ca.
O’Brien, T. (2015). The Chemistry of Firecrackers. Diambil kembali dari chemistryislife.com.Utami, E. (2016). Cara Sederhana Menangani Luka Akibat Petasan. Diambil kembali dari suara.com.