Bagi remaja putri yang sering kali mengalami keluhan saat menstruasi, ada baiknya untuk memeriksakan hal tersebut. Bisa jadi gangguan tersebut adalah PCOS. Nah apakah kamu sudah tahu apa itu PCOS? Simak artikel di bawah mulai dari pembahasan PCOS adalah, penyebab, serta apa yang bisa kamu lakukan untuk mengobatinya.
Daftar isi:
[wecare_plugin slug=’karolina’]
PCOS atau Polycystic ovary syndrome adalah gangguan menstruasi pada reproduksi wanita, umumnya dialami remaja putri, di mana gangguan ini mengakibatkan tidak bisa dilepaskannya sel telur. PCOS umumnya diderita wanita pada usia subur yakni 15 hingga 44 tahun.
Pada penderita PCOS, androgen atau kadar hormon maskulin lebih tinggi, siklus menstruasi tidak teratur, dan pada akhirnya kista muncul secara berlebih di dalam ovarium. Banyaknya kista tersebut pada awalnya adalah folikel yang mengandung sel telur belum matang.
Karena sel-sel tadi tidak bisa menjadi matang, mengakibatkan tidak terjadinya rangsangan untuk ovulasi. PCOS dapat mengakibatkan tidak adanya menstruasi pada putri karena hormon laki-laki lebih tinggi dan kemungkinan besar mengarah pada infertilitas atau susah hamil.
Jika dibiarkan dalam kurun waktu lama, PCOS dalam mengakibatkan gangguan kesehatan lain, mulai dari tekanan darah tinggi, diabetes, depresi, penyakit jantung, stroke, bahkan kanker endometrium.
[wecare_plugin slug=’giska’]
Jadwal menstrusi tidak teratur merupakan gejala yang paling sering dialami penderita PCOS. Siklus tidak teratur tersebut bisa berupa jarang haid, waktu haid yang lama, atau juga menstruasi kurang dari sembilan kali dalam satu tahun. Volume darah haid yang lebih banyak dari umumnya bisa juga menjadi gejala PCOS.
Tumbuhnya rambut di beberapa area yang tidak diinginkan disebut sebagai hirsutisme. Beberapa area yang tidak diinginkan antara lain wajah, perut, payudara, dagu, dan jari-jari kaki. Hal ini disebabkan lebih tingginya hormon maskulin pada tubuh perempuan.
Walaupun perempuan lebih mudah mengalami kerontokan rambut, rambut rontok pada penderita PCOS semakin lama menjadi semakin parah.
Berjerawat memang masalah umum yang banyak dialami remaja. Pada penderita PCOS, jerawat dan kulit berminyak disebabkan perubahan hormon yang tidak wajar.
Penderita PCOS sering kali menghadapi masalah susah hamil. Hal ini dikarenakan ukuran ovarium menjadi semakin besar dari ukuran pada umumnya akibat banyaknya kista kecil dengan sel telur belum matang memenuhi indung telur.
[wecare_plugin slug=’nazaret’]
Penyebab pasti PCOS hingga kini belum diketahui. Namun kemungkinan besar gangguan ini disebabkan oleh:
PCOS adalah kondisi yang sering dikaitkan dengan faktor genetik. Ibu, saudara perempuan, atau bibi yang mengalami PCOS memiliki keterkaitan dalam munculnya kondisi ini.
Penderita PCOS mengalami resistensi insulin di mana dengan banyaknya insulin yang diproduksi, ovarium pun akhirnya menghasilkan lebih banyak hormon laki-laki. Hal ini juga terjadi pada mereka yang menderita obesitas.
Pada penderita PCOS, peradangan memiliki kadar lebih tinggi. Peradangan ini pulalah yang memicu diproduksinya hormon maskulin lebih banyak sehingga ovarium tidak dapat memproduksi sel telur secara normal.
Karena gejala yang timbul cukup beragam, maka penanganan untuk pengobatannya pun disesuaikan dengan kondisi yang muncul. Namun secara umum, pengobatan PCOS adalah dengan mengonsumsi obat-obatan. Obat yang diresepkan oleh dokter biasanya yang bisa mengontrol siklus menstruasi serta membantu ovulasi.
Perubahan gaya hidup juga sangat dianjurkan, mulai dari olahraga, menurunkan berat badan, dan diet rendah kalori. Bagi yang mengalami gejala hirsutisme, bisa dilakukan metode electrolysis yang akan membantu menghilangkan kelebihan rambut tumbuh di beberapa area tubuh.
Nah setelah mengetahui bahwa PCOS adalah penyakit di mana saat sel telur tidak bisa berkembang secara normal, kamu bisa lebih aware dengan gejala-gejala yang muncul. Mulai dari mengonsumsi obat-obatan yang tepat dan gaya hidup sehat, PCOS dapat dihindari. Cari tahu lebih banyak tentang kesehatan dengan download aplikasi WeCare.id di ponselmu!
[wecare_app_banner type=‘1’]
Referensi:
dr. Akbar Novan Dwi Saputra, SpOG.(2019). PCOS Pada Remaja Serta Pengobatannya.Alodokter.com
dr. Sara Elise Wijono MRes.(2019).Gejala PCOS yang Jarang DIsadari Wanita.Klikdokter.com
dr. Fitrina Aprilia.(2019).Sindrom Polikistik Ovarium.Halodoc.com
Popmama (2020).Tanda dan Gejala PCOS yang Tidak Boleh Diabaikan.Popmama
Klikdokter.Penyakit PCOS.Klikdokter.com