Perayaan Idul Adha senantiasa identik dengan tradisi membagikan dan mengolah daging kurban. Namun, banyak orang masih bingung bagaimana cara terbaik mengolah daging Idul Adha agar empuk, tidak bau prengus, dan tetap sehat. Kami dari tim WeCare.id akan menyajikan panduan lengkap yang bisa diterapkan di rumah.
Setiap bagian daging memiliki karakteristik berbeda. Daging bagian paha dan punggung cocok untuk sate atau panggang, sedangkan bagian iga dan shank atau sengkel lebih baik untuk sup atau gulai karena lebih berotot dan membutuhkan waktu masak lebih lama.
Daging kurban yang baru dipotong sebaiknya didiamkan dulu beberapa jam di suhu ruang atau dalam kulkas. Cara ini membuat otot daging lebih rileks sehingga teksturnya empuk saat dimasak.
Saat memotong, perhatikan arah serat daging. Potonglah berlawanan arah serat agar hasil akhirnya lebih empuk dan mudah dikunyah.
Bau prengus pada daging, terutama kambing atau domba, sering disebabkan oleh lemak dan selaput putihnya. Bersihkan bagian ini sebelum diolah.
Untuk mengurangi bau dan melunakkan serat daging, baluri daging dengan garam, parutan nanas, atau air jeruk nipis. Ini ampuh karena enzim bromelain dari nanas dan asam sitrat dari jeruk nipis bekerja efektif.
Daging dapat dimasak dengan merebus bersama rempah-rempah seperti jahe, lengkuas, daun jeruk, atau dengan teknik pembungkusan menggunakan daun pepaya. Rempah dan daun ini efektif menyamarkan aroma khas kambing atau sapi.
Tekstur daging Idul Adha yang alot dapat diatasi dengan berbagai cara alami. Metode yang paling efektif adalah menggunakan enzim alami yang terdapat pada buah-buahan tertentu.
Proses ini menghasilkan tekstur yang lebih empuk dan membantu mempertahankan kelembapan daging agar tetap juicy saat dimasak.
Melansir Food Safety and Inspection Service, banyak konsumen memiliki kebiasaan mencuci daging mentah karena mengikuti tradisi keluarga, namun penelitian USDA menunjukkan bahwa praktik ini justru meningkatkan risiko kontaminasi silang yang dapat menyebabkan keracunan makanan.
Mencuci daging sapi, ayam, kambing, atau domba sebelum dimasak tidak dianjurkan dari segi keamanan pangan karena bakteri dapat tersebar ke permukaan dapur dan membahayakan kesehatan jika tidak dibersihkan dengan benar.
Cukup lap daging dengan tisu atau kain bersih. Mencuci daging bisa membuat tekstur alot dan mempercepat pembusukan jika tidak langsung dimasak.
Memasak daging pada suhu yang tepat melalui berbagai metode seperti menggoreng, memanggang, merebus, atau membakar sudah cukup untuk membunuh kuman, sehingga mencuci daging justru berisiko dan tidak diperlukan.
Merebus, mengukus, memanggang, atau menumis dengan sedikit minyak adalah cara mengolah daging kurban yang terbaik. Hindari penggunaan minyak berlebih atau santan agar tidak meningkatkan kadar kolesterol.
Suhu memasak yang tepat sangat penting. Untuk daging sapi atau kambing, suhu ideal sekitar 65–71°C. Gunakan termometer daging untuk memastikan daging matang sempurna dan tetap juicy.
Potongan daging seperti iga atau kaki dapat diolah menggunakan pressure cooker untuk mempercepat proses pelunakan sambil mempertahankan cita rasanya.
Rendam daging dalam bumbu rempah seperti bawang putih, ketumbar, jahe, kunyit, dan lada. Diamkan minimal 30 menit agar bumbu meresap dan aroma amis hilang.
Jika ingin menggunakan sisa bumbu rendaman, pastikan sudah dimasak terlebih dahulu agar aman dari bakteri.
Inilah cara menyimpan daging kurban di kulkas yang aman.
Bagi daging dalam porsi sekali masak sebelum disimpan di freezer. Cara ini menjaga kualitas dan memudahkan saat akan digunakan.
Proses pendinginan yang benar meliputi:
Pastikan wadah penyimpanan bersih dan tertutup rapat agar daging tidak terkontaminasi bakteri atau bau dari makanan lain. Hindari memakai kantong plastik hitam karena sering kali dibuat dari bahan daur ulang yang bisa jadi tidak aman.
Potong kecil-kecil daging kurban, marinasi dengan bumbu sederhana, lalu bakar hingga matang. Sajikan dengan sambal kacang.
Rebus daging dengan rempah-rempah dan santan secukupnya. Tambahkan daun jeruk dan serai agar lebih harum.
Tumis daging dengan kol, tomat, dan bumbu tongseng. Sajikan hangat dengan nasi putih.
Memasak daging terlalu lama bisa membuat teksturnya alot. Perhatikan waktu dan suhu masak.
Setelah daging matang, diamkan beberapa menit sebelum dipotong agar sari daging tidak keluar dan tetap juicy.
Eksplorasi bumbu seperti rosemary, thyme, atau oregano untuk sensasi rasa baru pada hidangan daging kurban.
Drh. Nur Ika Prihanani (UGM) menekankan bahwa daging kurban berpotensi mengandung bahaya biologis, fisik, dan kimia. Untuk membunuh mikroorganisme berbahaya, pastikan daging dimasak sampai benar-benar matang.
Dengan menerapkan tips dan teknik yang tepat, daging Idul Adha dapat diolah menjadi hidangan lezat yang aman dikonsumsi. Kunci utamanya adalah kesabaran dalam proses pengolahan dan menjaga kebersihan dari awal hingga akhir. Mengolah daging dengan benar tidak hanya membuat hidangan lebih lezat, tetapi juga menjaga kesehatan keluarga.
Butuh info seputar daging Idul Adha dan Idul Adha? Yuk, jelajahi blog WeCare.id. dan dapatkan beragam informasi menarik yang bermanfaat. Jika ingin lebih nyaman dan mudah dalam mendapatkan info, unduh aplikasi WeCare.id.
Referensi
10 Tips Mengolah Daging Sapi Kurban Supaya Lezat, Empuk Tidak Bau. (2024). Diambil kembali dari ncsaindonesia.com.
Daging Kurban: cara mengolah dan menyimpannya dengan tepat. (2023). Diambil kembali dari www.generali.co.id.
Fatimah, L. (2025). Masak Daging Kurban: Resep dan Tips Mengolah Agar Lezat dan Empuk. Diambil kembali dari baznas.go.id.
How to Use Salt as a Meat Tenderizer. (2021). Diambil kembali dari www.seasaltsuperstore.com.
Prihanani, N. I. (2024). Tata Cara Pengolahan dan Penyimpanan Daging Saat Idul Adha. Diambil kembali dari teknologiveteriner.sv.ugm.ac.id.
Rosidah, L. (2023). TIPS PENYIMPANAN DAN PENGOLAHAN DAGING KURBAN. Diambil kembali dari rsuddungus.jatimprov.go.id.
Santoso. (2024). 10 Tips Mengolah Daging Kurban agar Empuk & Tidak Bau. Diambil kembali dari yatimmandiri.org.
Silmia. (2020). 8 Tips Mengolah Daging Kurban Agar Empuk dan Tidak Bau. Diambil kembali dari www.masakapahariini.com.
Spice Village Halal Meat. (2025). Tips for Cooking and Marinating Halal Meat on Eid ul Azha. Diambil kembali dari spicevillagehalalmeat.co.uk.
Syafira, N. (2023). 8 Tips Mengolah Daging Kurban Agar Tidak Berbau. Diambil kembali dari www.detik.com.
Tiofani, K. (2024). 11 Cara Olah Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Perengus dari Koki. Diambil kembali dari www.kompas.com.
TVRI World. (2024). HANDLING SACRIFICIAL MEATS DURING EID AL ADHA. [Video]. YouTube. Diambil kembali dari https://www.youtube.com/watch?v=mL3K91dTT-I&t=6s.
Washing Food: Does it Promote Food Safety? (2024). Diambil kembali dari www.fsis.usda.gov.
Sumber Featured Image : hyun-su Jung on Unsplash