Apakah kamu tipikal orang yang rentan merasakan gatal-gatal pada lengan bawah, dahi, pipi, perut, atau di bokong hingga memiliki bekas luka yang sulit hilang? Mungkin kamu pernah dijuluki sebagai penderita penyakit darah manis, makanya sering digigiti nyamuk.
Daftar isi:
[wecare_plugin slug=’daniel-sitorus’]
Istilah dalam dunia media untuk darah manis adalah prurigo, yaitu perubahan pada kulit yang terjadi saat terlalu lama menggaruk. Sementara rasa gatal yang muncul disebut dengan pruritus. Rasa gatal ini bisa di bagian tertentu atau di seluruh tubuh dan disertai dengan ruam.
Ciri-ciri penyakit darah manis adalah munculnya rasa gatal yang tak tertahankan, terutama pada malam hari dan ketika menggunakan baju yang bahannya membuat geli, misalnya sweater rajut. Memang, sulit untuk menahan keinginan menggaruk, namun kulit yang digaruk dalam waktu yang cukup lama jadi lebih mudah berdarah dan lecet.
Lama-kelamaan, mulai terdapat benjolan keras pada kulit berwarna gelap, terasa gatal, dan meninggalkan luka koreng yang sulit hilang karena sering digaruk. Padahal, jika kamu menahan gatal dan tidak menggaruknya, tidak akan meninggalkan luka seperti itu.
Penyebab darah manis atau prurigo belum diketahui, namun ada dugaan bahwa penyakit ini disebabkan karena adanya penebalan pada ujung saraf kulit. Sehingga ketika semakin digaruk, saraf kulit menjadi sensitif dan menyebabkan gatal yang tak berkesudahan. Sehingga kamu akan terus menggaruk dan membuat luka koreng.
[wecare_plugin slug=’alisha-s’]
Faktor-faktor yang dapat menyebabkan prurigo atau darah manis adalah:
Meskipun tak secara langsung menyebabkan penyakit ini, namun rasa gatal yang disebabkan oleh gigitan nyamuk atau serangga lainnya dapat memicu keinginan untuk menggaruk. Tetapi bukannya menghilangkan rasa gatal, malah membuat keadaan kulit semakin infeksi dan meninggalkan bekas lupa di kulit.
Menggunakan perhiasan yang mengandung nikel atau kobalt juga dapat memicu reaksi alergi gatal pada kulit. Selain itu, benda lainnya yang dapat membuat kulit menjadi gatal seperti karet, bahan wool, parfum, cat rambut, juga dapat menyebabkan alergi pada kulit.
Stress dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga dapat memicu alergi. Rasa gatal yang muncul akibat alergi sangat mengganggu aktivitas sehari-hari sehingga tanpa sadar akan digaruk untuk menghilangkannya.
Ada kondisi medis tertentu yang membuat kondisi tubuh menjadi rentan terkena darah manis. Misalnya pada penderita gangguan fungsi tiroid, eksim, infeksi jamur, dan penyakit lainnya. Segera konsultasikan kepada dokter bila kamu mengalami gatal lebih dari dua minggu dan muncul infeksi luka pada kulit.
Di beberapa kasus yang terjadi, penyakit ini dapat hilang dengan sendirinya setelah permukaan kulit sudah tidak terasa gatal lagi. Tetapi apabila rasa gatal tersebut sudah mengganggu kegiatan sehari-hari, maka berikut ini adalah cara menghilangkan darah manis:
Bila rasa gatal tak tertahankan dan cara di atas belum berhasil, segera kunjungi dokter kulit supaya kamu mendapatkan penanganan yang tepat. Dokter akan memberikan resep obat darah manis di apotik tergantung keparahannya.
[wecare_plugin slug=’syafna-laena’]
Memang penyakit darah manis ini terdengar sepele, namun bila diabaikan dapat menjadi serius. Untuk menjalani hidup yang lebih bermakna, yuk bantu juga saudara-saudara kita yang kurang mampu! Kamu dapat membantu mereka tanpa perlu beranjak dari tempat dudukmu. Hanya perlu mengunduh aplikasi Wecare.id di Google Play Store maupun App Store.
[wecare_app_banner type=‘1’]
Referensi:
Hecht, Marjorie. (2020). Prurigo Nodularis and Your Skin. Healthline.
Dania, Rachma. (2019). Ciri-ciri Penyakit Gatal Prurigo, ‘Darah Manis’ & Cara Mengobatinya. Tirto.idSafitri, Adelia Marista. (2018). 3 Penyebab Darah Manis Alias Prurigo, Saat Bekas Luka Susah Hilang. Hellosehat.