Emosi yang tidak stabil, perubahan suasana hati yang turun naik, hingga munculnya perasaan putus ada dapat menyebabkan kesehatan mental terganggu. Masalah kesehatan tersebut dapat timbul diakibatkan oleh masalah keluarga, tekanan pekerjaan, hingga lingkungan sosial yang toksik. Yuk, intip informasi seputar kesehatan jiwa, gejala, penyebab, dan cara menjaganya di artikel ini.
[wecare_plugin slug=’dani-lizdiansyah’]
Daftar isi:
WHO (2018) mendefinisikan kesehatan mental sebagai keadaan baik seseorang di mana dia dapat mengenali kemampuannya sendiri, mengatasi tekanan hidup yang normal, bekerja secara produktif, dan mampu berkontribusi yang positif kepada komunitasnya.
Ketika mental dalam kondisi sehat, perasaan bahagia dan berpikiran positif pun muncul. Sebaliknya, ketika kondisi mental tidak sehat, mental dapat terganggu dan mengakibatkan depresi. Tak jarang emosi menjadi sulit terkontrol dan mengarah pada tindakan menyakiti diri sendiri (self-harm).
Beberapa gejala di bawah ini biasanya mengawali kondisi ketika mental tidak sehat. Adapun gejala-gejalanya dapat dijelaskan sebagai berikut:
Ketika gejala-gejala pada kesehatan mental muncul, pastinya disebabkan oleh berbagai faktor. Berikut ini merupakan beberapa faktor penyebab terjadinya gangguan pada kesehatan jiwa.
Salah satu penyebab terjadinya gangguan pada mental disebabkan oleh faktor sosial. Penyebabnya pun bermacam-macam. Mulai dari perubahan lingkungan sosial yang cepat, tekanan pekerjaan yang berat, diskriminasi gender, pengasingan oleh masyarakat, gaya hidup yang tidak sehat, pelanggaran terhadap hak asasi manusia, hingga permasalahan yang terjadi dalam keluarga.
Faktor psikologi seseorang juga dapat memengaruhi kesehatan jiwa. Misalnya, trauma terhadap sesuatu, terjadinya pelecehan, kecelakaan, pertempuran militer, kekerasan, isolasi sosial, dan perundungan (bullying).
Selain kedua faktor di atas, faktor biologis juga dapat menyebabkan terjadinya gangguan pada mental. Misalnya, warisan genetik, cedera otak traumatik, epilepsi, dan ketidakseimbangan kimiawi pada otak.
Buruh Setrika Alami Tumor di Wajahnya, Yuk Ulurkan Tanganmu untuk Bantu Bu Nina!
Ada masa di mana kondisi mental tidak dalam keadaan baik. Tekanan kerja hingga masalah keluarga sering mengakibatkan perubahan suasana hati yang cepat dan stres. Oleh karena itu, kita perlu menjaga mental atau jiwa kita agar selalu sehat. Berikut adalah beberapa cara yang dapat kamu terapkan untuk terhindar dari masalah gangguan mental.
Inilah informasi tentang kesehatan jiwa, gejala, penyebab, hingga cara menjaganya. Penyakit tidak hanya mengganggu kesehatan mental saja, tetapi juga dapat menggerogoti tubuh.
Banyak dari saudara kita di seluruh Indonesia yang menderita berbagai penyakit berbahaya. Sekarang saatnya kita berbagi kebaikan dengan berdonasi. Pertolongan kita dapat membantu mengurangi penderitaan mereka. Mari kita bantu kesembuhan mereka dengan berdonasi melalui aplikasi atau situs web WeCare.id.
Yuk, donasi bisa dilakukan sebesar Rp1.000 saja di WeCare.id. Jangan lupa, unduh aplikasinya di App Store atau Google Play , ya.
Kepedulian kita bersama memberikan secercah harapan bagi mereka.
[wecare_plugin slug=’helpindonesiannurses’]
Referensi
who.int. (2018, 30 Maret). Mental health: strengthening our response. Diakses pada 24 Mei 2021, dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mental-health-strengthening-our-response
Limbong, Sepriani Timurtini. (2021, 23 Maret). Cara Menjaga dan Memperbaiki Kesehatan Mental. Diakses pada 24 Mei 2021, dari https://www.klikdokter.com/info-sehat/read/3628033/cara-menjaga-dan-memperbaiki-kesehatan-mental