Azithromycin adalah antibiotik yang bisa digunakan untuk mengobati berbagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi akibat bakteri. Antibiotik ini hadir dalam bentuk kapsul, suntik, tablet, dan suspensi.
[wecare_plugin slug=’arumi-habibah’]
Namun, apakah azithromycin aman dikonsumsi dan seberapa efektifkah untuk mengobati infeksi? Lalu, berapa dosis yang diperlukan untuk pengobatan? Kalau masih ragu-ragu, simak terlebih dahulu penjelasan tentang keamanan dan efektivitas azithromycin di bawah ini.
Azithromycin 500 mg tablet bekerja dengan cara menghentikan pertumbuhan bakteri dan mencegah penyebarannya agar tidak meluas ke area tubuh lain. Dokter biasanya meresepkan obat ini untuk penderita infeksi hidung dan tenggorokan, paru-paru, alat kelamin, kulit, darah, serta sendi dan tulang. Selain itu, obat ini juga bisa digunakan untuk kondisi tertentu, seperti mencegah infeksi katup jantung (endokarditis).
Walaupun terbilang efektif untuk mengobati infeksi karena bakteri, antibiotik ini tidak berpengaruh jika digunakan untuk mengatasi infeksi karena virus, seperti demam, influenza, dan Covid-19. Mengonsumsi obat yang tidak diperlukan justru dapat menimbulkan risiko tubuh menjadi kebal terhadap pengobatan antibiotik di masa depan.
Amannya, konsultasikanlah kepada dokter sebelum memutuskan untuk menggunakan azithromycin karena tidak boleh dikonsumsi secara sembarangan. Pahami pula beberapa efek samping dari konsumsi Azithromycin, mulai dari mual, muntah, sakit kepala, kehilangan nafsu makan, gangguan pengecapan rasa, hingga diare.
Sedia Pangan untuk Yatim Dhuafa dan Santri Penghafal Quran
Jika azithromycin digunakan bersamaan dengan obat lain, ada beberapa efek yang bisa ditimbulkan, seperti:
Azithromycin bisa diberikan kepada orang dewasa maupun anak-anak dengan resep dokter. Menurut BPOM, dosis penggunaan azithromycin 500 mg tablet adalah sebagai berikut:
Dosis azithromycin berbeda-beda pada setiap orang tergantung pada usia, respons tubuh terhadap obat, tingkat keparahan penyakit, dan kondisi secara menyeluruh seorang pasien.
Gunakanlah obat ini sesuai dengan resep dokter dan ikuti petunjuk aturan pemakaian yang tertera pada kemasan, tidak dikurangi, dilebihkan, atau digunakan lebih lama dari jangka waktu yang disarankan.
Hentikan pemakaian obat ini dan segera hubungi dokter jika kamu mengalami efek samping serius, seperti diare berdarah, vertigo, tidak buang air kecil, kehilangan pendengaran, hingga reaksi alergi parah seperti wajah atau lidah membengkak, mata terasa terbakar, ruam pada kulit, dan efek yang mengganggu lainnya.
Jagalah kesehatan kamu dan keluarga, serta bantu orang lain yang membutuhkan pengobatan dan perawatan terbaik melalui WeCare.id. Kamu juga bisa mengunduh aplikasi WeCare ID melalui Play Store atau App Store.
[wecare_plugin slug=’faiz-al’]
Referensi:
Azithromycin – https://www.nhs.uk/medicines/azithromycin/ diakses pada 29 Oktober 2018
Azithromycin – https://www.healthline.com/health/azithromycin-oral-tablet#overdose diakses pada 29 Oktober 2018