Dengan meningkatnya kasus COVID-19, banyak negara Eropa memberlakukan pembatasan yang lebih ketat. Bahkan beberapa negara memberlakukan penguncian penuh. Semua restoran, bar, gym, dan teater di negara-negara Eropa akan tetap tutup dalam upaya untuk menghentikan penyebaran COVID-19.

Pada akhir bulan Oktober lalu, negara-negara Eropa mencatat kasus Covid-19 tertinggi sejak awal pandemi. Dilaporkan lebih dari 1.5 juta kasus terjadi hanya dalam waktu tujuh hari. Secara keseluruhan, Eropa kini telah mencapai lebih dari 10 juta kasus.
Bukan itu saja, tingkat kematian juga meningkat tajam hingga 32 persen di seluruh wilayah Eropa dalam seminggu terakhir. Penyebarannya pun berubah dari yang hanya menyebar di kalangan generasi muda dan sehat, kini mulai menulari warga usia lanjut.
Sejumlah negara Eropa memilih lockdown sebagai tindakan pencegahan untuk mengatasi penyebaran Covid-19. Namun langkah ini dilakukan dengan memperhitungkan dampaknya terhadap ekonomi dan juga ketersediaan bahan logistik.
Dalam lockdown gelombang kedua ini, pemerintah berbagai negara di Eropa menerapkan sejumlah aturan. Lokasi usaha dan sekolah masih ditutup, interaksi sosial dibatasi. Setiap warga juga hanya diizinkan untuk meninggalkan rumah hanya dalam jangka waktu tertentu.
Dengan menerapkan protokol kesehatan yang tepat pemerintah di berbagai negara Eropa berharap dapat menyelamatkan lebih banyak nyawa. Berdasarkan simulasi yang di desain oleh IHME mengenai penggunaan masker dengan tingkat keamanan 95 persen diperkirakan dapat menyelamatkan hingga 266 ribu orang di 53 negara Eropa hingga 1 Februari mendatang.
[wecare_plugin slug=’usahabareng’]
Setiap negara di Eropa memberlakukan kebijakan berbeda menyangkut aturan lockdown. Beberapa aturan yang berlaku antara lain:

Terkait dengan kondisi dunia saat ini yang masih berjuang melawan pandemi Covid-19, WHO telah merilis panduan bagi publik agar tetap aman. Panduan ini bukan hanya ditujukan bagi warga di negara-negara Eropa yang sedang menjalani lockdown, namun kita juga bisa menerapkan panduan tersebut dalam kegiatan sehari-hari.
Saat merasa sakit, ikuti panduan berikut:
[wecare_plugin slug=’donasipelajar’]
[wecare_plugin slug=’kiara-lawan-covid’]
Ada banyak sekali pedagang usaha kecil, pasien, pelajar tidak mampu, dan teman-teman lainnya yang terdampak Covid-19. Mereka kehilangan pekerjaan, akses belajar, pemasukan, dan berbagai tantangan lainnya. Karena itu, WeCare mau ajak kamu untuk melakukan hal istimewa dan bantu pasien tidak mampu yang menderita berbagai penyakit! Buka tautan diatas untuk donasi atau gunakan aplikasi WeCare.id di App Store atau Google Play supaya donasi menjadi lebih mudah. Betapa indahnya, berbagi pada sesama yang membutuhkan!
Referensi:
Coronavirus disease (COVID-19) advice for the public. (2020, November 16). Who.int.
Covid: What are the lockdown measures in place across Europe? (2020, November 15). Bbc.com.
Kupferschmidt, K. (2020, November 2). Europe is locking down a second time. But what is its long-term plan? Sciencemag.org.
Sanders, L. (2020, November 12). Where can I book a holiday in Europe during lockdown? Euronews.com.
WHO, COVID-19, and winter preparations. (2020, November 16). Healtheuropa.eu.