Orang tua mana yang tak akan teriris-iris hatinya melihat anak kesayangan menangis karena menahan rasa sakit sampai hilang kesadaran karena penyakit yang dideritanya. Itulah keseharian yang harus disaksikan oleh Pak Safizal, seorang sopir Ojol dan istrinya, Ibu Susiyanti. Anak mereka, Zihan Novalino, yang biasa dipanggil Noval, menderita penyakit hidrosefalus dan cerebral palsy atau lumpuh otak.
[wecare_plugin slug=’zihan-novalino’]
Akibat hidrosefalus, kepala Noval kian membesar karena kelebihan cairan. Dikhawatirkan cairan tersebut terus menekan otaknya sehingga bisa menyebabkan kerusakan otak. Di usianya yang baru menginjak 7 tahun Noval sudah berkali-kali menjalani operasi pada kepalanya untuk mengeluar cairan di otak serta pemasangan selang VP Shunt.
Sedihnya tak hanya penyakit hidrosefalus, Noval juga divonis dokter menderita cerebral palsy yang membuat dia mengalami gangguan pergerakan karena ototnya mengalami kekakuan. Akibatnya Noval kini hanya bisa terbaring di tempat tidur sambil menangis karena rasa sakit yang dirasakannya.
Hidrosefalus adalah penumpukan cairan di otak. Cairan tersebut dinamakan cairan serebrospinal (CSF), yaitu cairan yang berada di sekitar otak dan sumsum tulang belakang. Fungsi cairan tersebut adalah untuk melindungi dan menyokong struktur otak serta membantu menghasilkan zat-zat nutrisi ke otak dan mengeluarkan racun. Cairan tersebut jernih tak berwarna, mirip dengan air dan diganti tiap 7,5 jam sekali.
Cairan serebrospinal bisa menumpuk apabila:
Penyakit hidrosefalus bisa terjadi pada anak-anak atau orang dewasa. Umumnya pasien menderita hidrosefalus setelah mengalami sakit atau cedera. Misalnya, kondisi ini bisa terjadi setelah cedera kepala serius atau sebagai komplikasi dari kondisi medis, seperti tumor otak.
Ada 3 jenis utama penyakit hidrosefalus, yaitu:
Umumnya bayi yang lahir dengan kondisi hidrosefalus (hidrosefalus kongenital) mengalami kerusakan otak yang tidak dapat pulih lagi. Kerusakan ini bisa mengakibatkan beberapa komplikasi jangka panjang, contohnya:
Pengobatan untuk hidrosefalus bertujuan untuk mengurangi tekanan pada otak. Namun, tidak semua orang dengan hidrosefalus memerlukan operasi. Ada dua jenis operasi untuk hidrosefalus, yaitu shunt dan Endoscopic Third Ventriculostomy (ETV).
Shunt adalah tabung yang ditanamkan di dalam tubuh untuk mengalirkan CSF dari otak ke tempat lain di tubuh, seperti perut atau jantung, di mana cairan dapat diserap dengan aman oleh tubuh. Tabung ini membantu mengurangi tekanan yang disebabkan oleh penumpukan CSF di otak. Untuk menanamkannya dilakukan dengan tindakan operasi bedah.
Biasanya shunt terdiri dari tabung silikon yang dilengkapi dengan katup untuk mengatur aliran cairan. Pemasangan dan pemeliharaan shunt dilakukan oleh ahli bedah yang terlatih.
Endoscopic Third Ventriculostomy adalah pembuatan lubang kecil di dalam ventrikel otak, yaitu ruang di dalam otak yang berisi CSF. Dalam kasus endoscopic third ventriculostomy, lubang tersebut dibuat di tiga ventrikel otak untuk membantu mengalirkan CSF yang berlebihan keluar dari otak.
Proses ini membantu mengurangi tekanan yang diakibatkan oleh penumpukan cairan, membantu mengelola gejala hidrosefalus, seperti sakit kepala dan gangguan penglihatan. ETV bisa membantu meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit hidrosefalus.
Cerebral palsy merupakan nama untuk sekelompok gangguan yang dialami seumur hidup yang mempengaruhi gerakan dan koordinasi. Penyebabnya adalah masalah dengan otak yang berkembang sebelum, selama, atau segera setelah kelahiran.
Penyakit cerebral palsy bisa terjadi apabila otak bayi tidak berkembang secara normal saat dalam kandungan, atau rusak selama atau sesaat setelah kelahiran. Penyebabnya bisa termasuk:
Namun, dalam banyak kasus, penyebab pastinya tidak jelas.
Semua pasien CP mempunyai masalah dengan gerakan juga postur. Banyak juga yang memiliki kondisi terkait seperti gangguan intelektual, kejang, masalah dengan penglihatan, pendengaran, atau bicara, perubahan pada tulang belakang, atau masalah sendi.
Sering Sesak dan Kejang-Kejang akibat Hidrosefalus, Rasya Butuh Biaya untuk Berobat!
Saat ini tidak ada obat untuk cerebral palsy, tetapi ada berbagai pengobatan yang tersedia untuk membantu orang dengan kondisi ini agar tetap aktif dan mandiri. Pengobatan untuk CP, termasuk:
Seperti penjelasan di atas, baik penyakit hidrosefalus maupun CP perlu pengobatan segera. Mirisnya kini Noval sudah tidak kontrol lagi. Penghasilan ayahnya yang seorang sopir Ojol tak cukup untuk membayar biaya pengobatan dan kebutuhan lainnya, seperti membelikan susu khusus dan vitamin. Noval harus segera menjalani operasi karena dikhawatirkan otaknya tidak akan bisa berfungsi lagi selamanya.
Mari kita sisihkan rezeki yang kita miliki untuk membantu pengobatan Noval dengan mengirimkan donasi melalui WeCare.id. Untuk berdonasi bisa cek penggalangan dana untuk Noval. Pengiriman donasi bisa dilakukan lewat situs web WeCare.id atau aplikasi WeCare.id yang dapat diunduh di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja.
Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!
Cerebral palsy. (2008). Diambil kembali dari nhs.uk.
Hydrocephalus. (2007). Diambil kembali dari nhs.uk.
Hydrocephalus. (2016). Diambil kembali dari kidshealth.org.
Hydrocephalus. (2018). Diambil kembali dari healthdirect.gov.au.
Jauhara, F. N. (2022). Mengenal Cairan Serebrospinal dan Fungsinya bagi Otak. Diambil kembali dari klikdokter.com.
What is Cerebral Palsy? (2011). Diambil kembali dari cdc.gov.
What is hydrocephalus? (2022). Diambil kembali dari ninds.nih.gov.
Sumber Featurd Image : https://www.flickr.com/