Baru-baru ini di koran online beredar berita tentang seorang artis cilik Malaysia bernama Puteri Rafasya mengalami kelumpuhan akibat kursinya ditarik oleh temannya. Peristiwa ini terjadi saat dia menjalani syuting. Meski kini sudah bisa berjalan, tapi akibat prank tarik kursi tersebut, Puteri mengalami retak tulang pinggul. Ternyata bahaya jatuh dari kursi seperti Puteri bisa menyebabkan coccydynia atau cedera tulang ekor.
Tertabrak mobil saat hendak pergi bekerja, Pak Tukiman Alami Penyempitan Tulang Belakang
Merangkum dari beberapa sumber, cedera tulang ekor atau coccydynia adalah kondisi medis yang ditandai dengan rasa sakit atau ketidaknyamanan di daerah tulang ekor atau coccyx. Coccyx terdiri dari tiga hingga lima tulang yang menyatu.
Tulang ini terletak di bawah sacrum, yaitu struktur tulang di bagian bawah tulang belakang. Beberapa tendon, otot, dan ligamen terhubung dengan tulang ekor. Meski tergolong sebagai tulang kecil tetapi jika terjadi cedera di bagian tersebut akan menyebabkan sakit yang luar biasa.
Mengutip laman situs Buoy, berikut ini adalah beberapa penyebab dari cedar tulang ekor:
Berikut adalah penyebab sakit tulang ekor yang dianggap tidak biasa.
Nyeri tulang ekor bisa terasa berbeda pada setiap orang. Namun, beberapa sensasi umum yang bisa dirasakan orang dengan nyeri tulang ekor antara lain:
Nyeri tulang ekor bisa ringan atau parah, dan bisa juga berlangsung untuk waktu yang singkat atau menjadi kronis.
Meskipun ukurannya kecil dan tampaknya tidak memiliki fungsi yang jelas, tulang ekor sebenarnya memiliki beberapa fungsi penting. Salah satu fungsi utamanya yaitu sebagai titik penghubung bagi beberapa otot panggul dan otot paha.
Tulang ekor juga membantu menyeimbangkan tubuh dan menjaga keseimbangan saat seseorang duduk dan berdiri. Fungsi lainnya yaitu sebagai penyangga bagi berbagai organ panggul, seperti rahim dan kandung kemih.
Jika tulang ini mengalami cedera beberapa gejala yang mungkin terjadi di antaranya:
[wecare_plugin slug=’rindu-hikmatul’]
Pengobatan untuk cedera tulang ekor bervariasi bergantung pada tingkat keparahan cedera dan gejala yang dialami. Berikut ini adalah beberapa jenis pengobatan yang kemungkinan direkomendasikan oleh dokter, di antaranya:
Informasi di atas penting untuk diberitahukan pada anak-anak khususnya agar mereka tidak melakukan prank tarik kursi pada temannya karena bisa sampai menyebabkan kelumpuhan. Selain itu, orang tua bisa mengajarkan pada anak-anak untuk belajar berbagi dengan berdonasi. Mereka bisa diajak untuk berdonasi kepada pasien yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan. Ajak mereka untuk mengunjungi situs WeCare.id untuk berdonasi. Bisa juga dengan mengunduh aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja.
Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!
Quinn, E. (2019). Tailbone Pain: Everything You Need to Know. Diambil kembali dari verywellhealth.com.
Sanjaya, Y. C. (2023). Bahaya Prank Tarik Kursi yang Bisa Bikin Tulang Ekor Patah dan Lumpuh. Diambil kembali dari kompas.com.
Sloan., J. (2020). Tailbone Pain Symptoms, Causes & Common Questions. Diambil kembali dari buoyhealth.com.
WebMD Editorial Contributors. (2021).Tailbone (Coccyx) Injury. Diambil kembali dari webmd.com.
Tailbone (coccyx) pain. (2022). Diambil kembali dari nhs.uk.
Watson, S. (2015). Understanding and Treating Tailbone Pain. Diambil kembali dari healthline.com.
Coccydynia (Tailbone Pain). (2018). Diambil kembali dari my.clevelandclinic.org
Sumber Featured Image : Sasun Bughdaryan on Unsplash