Kejang atau seizure adalah gangguan listrik yang tidak terkendali dan terjadi secara tiba-tiba di otak. Gangguan ini dapat menimbulkan perubahan perilaku, perasaan, gerakan, hingga tingkat kesadaran.
Kejang merupakan kondisi yang umum terjadi meski sering kali tidak disadari. Kondisi ini dapat terjadi setelah stroke, cedera kepala, infeksi seperti meningitis atau penyakit lainnya.
Daftar isi:
[wecare_plugin slug=’ikshan-abdulloh’]
Dokter pada umumnya mengelompokkan gejala seizure menjadi dua, yaitu fokal atau umum, berdasarkan bagaimana dan di mana gangguan aktivitas otak terjadi. Selain itu, kejang juga dapat dikelompokan sebagai unknown onset jika tidak diketahui dari mana asal terjadinya kejang tersebut.
Brain seizure juga dapat terjadi pada bayi maupun anak-anak, misalnya neonatal seizure dan absence seizure. Neonatal seizure adalah kejang yang terjadi pada bayi berusia di bawah 4 minggu, sedangkan absence seizure adalah kejang yang membuat perhatian teralihkan tiba-tiba sehingga penderitanya terlihat seperti melamun. Selain itu ada juga grand mal seizure yang ditandai dengan hilangnya kesadaran dan gerakan menyentak secara tidak terkendali.
Seizure adalah kondisi dengan gejala dan ciri-ciri yang beragam, mulai dari ringan hingga berat, tergantung dari jenisnya. Tanda-tanda dan gejala seizure dapat berupa:
Meskipun umum terjadi, kamu tetap harus waspada dengan tanda-tanda kejang ini. Ketika kondisi semakin memburuk atau bahkan jika mengalami kejang untuk pertama kalinya, segera hubungi dokter.
[wecare_plugin slug=’khairul-nisa’]
Seizure atau kejang terjadi ketika jalur komunikasi yang terjadi pada sel saraf di otak mengalami gangguan. Hal yang paling umum yang menjadi penyebab terjadinya kondisi ini adalah epilepsi. Meski demikian, tidak semua orang yang mengalami kejang memiliki penyakit epilepsi.
Kondisi ini juga dapat dipicu oleh masalah kesehatan lainnya, misalnya:
Seizure atau kejang terkadang tidak menjadi kondisi tunggal, karena ada kalanya kejang dapat berbahaya bagi si penderita atau orang lain. Beberapa komplikasi yang dapat timbul karena masalah kejang antara lain adalah sebagai berikut:
[wecare_plugin slug=’hafizah-naila’]
Seperti yang sudah dijelaskan di atas, seizure adalah kondisi yang tidak terbatas pada epilepsi saja. Pastikan kamu memahami gejalanya agar bisa segera mendapatkan pertolongan ketika kondisi semakin memburuk.
Ketika kejang semakin serius, maka diperlukan perawatan intensif dari tenaga medis. Sayangnya, tidak semua orang mampu mendapatkan pengobatan yang layak. Bantu mereka dengan berdonasi melalui aplikasi WeCare.id yang bisa kamu download di Google Play maupun App Store.
[wecare_app_banner type=‘1’]
Referensi:
Mayoclinic.org. Diakses pada 10 Januari 2021. Grand mal seizure
Mayoclinic.org. Diakses pada 10 Januari 2021. Seizures
Healthline.org. Diakses pada 10 Januari 2021. Seizures