Pada bulan Maret 2020 di saat pandemi corona baru merebak, muncul virus lain di Provinsi Yunan, Cina. Seorang pria dikabarkan meninggal karena terinfeksi Hantavirus. Berikut ini adalah fakta tentang Hantavirus.
Daftar isi:
Hantavirus adalah virus yang ditemukan dalam urin, air liur, atau kotoran tikus dan mencit yang terinfeksi dan beberapa hewan pengerat liar lainnya, seperti tikus kapas, tikus rusa, tikus beras, tikus putih. Virus ini menyebabkan penyakit paru-paru yang langka namun serius yang disebut sindrom paru Hantavirus (HPS). Virus tidak akan aktif dalam waktu lama setelah berada di luar inangnya, kurang dari 1 minggu di luar ruangan dan beberapa jam saat terkena sinar matahari langsung.
Orang bisa tertular infeksi hantavirus melalui menghirup tetesan air liur atau urin atau melalui debu kotoran hewan pengerat liar yang terinfeksi, terutama tikus rusa. Penularan juga bisa terjadi ketika bahan yang terkontaminasi masuk ke kulit yang luka, atau mungkin, tertelan dalam makanan atau air yang terkontaminasi.
[wecare_plugin slug=’zakatonline’]
CDC melaporkan bahwa di Amerika Serika virus tersebut tidak bisa ditularkan dari manusia ke manusia. Akan tetapi di Chili dan Argentina didokumentasikan pernah terjadi penularan dari manusia ke manusia yang langka. Ini terjadi ketika seseorang melakukan kontak dengan orang yang terinfeksi virus Andes.
Mereka yang berisiko tertinggi terkena hantavirus termasuk orang-orang yang menghabiskan waktu di dalam dan sekitar area tempat tinggal hewan pengerat. Orang-orang tersebut di antaranya:
Gejala awal di antaranya kelelahan, demam, serta nyeri otot, khususnya pada kelompok otot besar, seperti paha, punggung, pinggul, dan terkadang bahu. Gejala ini bersifat universal.
Gejala lainnya yang mungkin dirasakan, antara lain pusing, sakit kepala, menggigil, serta masalah perut, seperti mual, diare, muntah, dan sakit perut. Kira-kira setengah dari kebanyakan pasien HPS menderita gejala ini.
Empat hingga 10 hari setelah fase awal penyakit, gejala akhir HPS muncul. Gejalanya termasuk batuk dan sesak napas, dengan sensasi seperti ada ikatan yang ketat di dada dan wajah yang tertutupi bantal. Ini menurut salah satu pasien yang selamat.
Alami Infeksi Virus Mematikan, Hafizah Butuh Pertolonganmu Segera!
Tidak ada vaksin untuk infeksi hantavirus. Kunci pencegahan penyakit adalah:
Belum ada vaksin untuk virus ini atau pengobatan khusus untuk infeksi hantavirus tetapi pengenalan dini dan perawatan medis di unit perawatan intensif dapat membantu pemulihan. Orang yang terinfeksi mungkin diberi obat untuk demam dan nyeri serta terapi oksigen.
Supaya terhindar dari hantavirus, jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan rumah. Selain itu, Jangan lupa juga untuk meluangkan waktu dengan membantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit.
Kamu juga bisa berdonasi lebih mudah melalui aplikasi WeCare.id. Caranya, download aplikasi WeCare.id di ponselmu. Donasi yang kamu berikan tentu sangat berharga untuk teman-teman yang membutuhkan.
Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!
[wecare_article_support]
Dewi, R. K. (2020). Ramai soal Hantavirus, Berikut Sumber Penyebaran dan Cara Pencegahannya. kompas.com.
Hantavirus. (2016). ccohs.ca.
Hantavirus Facts. (2021). denverpublichealth.org.
Prevention of a hantavirus infection. (2015). canada.ca.
Signs & Symptoms. (2016). cdc.gov.
Staff, T. M. (2020). Hantavirus Infection. Diambil kembali dari msdmanuals.com.