Polip terdengar seperti sesuatu yang mengerikan. Namun, apakah kamu sudah mengetahui definisi dari polip? Pada dasarnya, polip adalah jaringan yang tumbuh secara abnormal dengan tangkai. Ia bisa tumbuh di berbagai tempat yang ada di dalam tubuh kamu (Sudiono, dkk, 2016)
Banyak orang menyamakan polip dengan kanker, padahal, keduanya adalah hal yang berbeda. Namun, polip yang tidak ditangani dengan baik dapat menyebabkan kanker dalam jangka waktu tertentu.
Daftar isi:
[wecare_plugin slug=’qonita’]
Polip dapat disebabkan oleh banyak hal seperti misalnya:
Polip bisa berawal dari radang pada beberapa bagian tempat polip tumbuh. Polip hidung, misalnya, bisa berawal dari hidung yang kotor kemudian terkena infeksi dan meradang. Jika tidak segera diobati, lama kelamaan hal tersebut dapat menjadi tumor jinak yang mengganggu pernapasan.
Pada dasarnya, manusia memiliki hormon estrogen. Hanya saja, perempuan memilikinya dalam kadar yang lebih banyak untuk aktivitas reproduksi. Pria sendiri hanya memiliki sedikit estrogen.
Kadar estrogen yang berada di atas batas normal akan menyebabkan risiko polip. Dokter akan memberikanmu resep khusus untuk menyeimbangkan hormon dan merekomendasikan pengangkatan polip agar tidak menjadi sesuatu yang lebih berbahaya.
[wecare_plugin slug=’shakila-maulida’]
Perut adalah organ yang agak sensitif. Radang perut bisa disebabkan karena makanan yang salah, olahraga yang terlalu berat, atau stress. Jika sakit pada perut sudah tidak tertahankan lagi, kamu harus segera memeriksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.
Ada beberapa hal yang menyebabkan polip, tetapi itu tergantung pada di mana polip tersebut tumbuh. Contohnya seperti ini:
Terkadang, polip bisa muncul tanpa gaya hidup yang buruk dan juga tanpa adanya risiko tertentu seperti kebiasaan yang jorok. Hal tersebut terjadi karena adanya komplikasi yang tak dapat diketahui penyebabnya atau usia. Jadi, semakin tua usiamu, sebaiknya kamu lebih aware terhadap kesehatan karena penyakit bisa datang dari mana saja.
[wecare_plugin slug=’khairul-nisa’]
Bagaimana kamu bisa mengetahui jika kamu mengalami polip? Terkadang, polip tidak dapat disadari keberadaannya karena tidak bergejala sama sekali. Namun, seringnya, polip menimbulkan gejala tergantung pada di mana ia tumbuh.
Misalnya, apabila kita mengalami polip pada bagian serviks, pendarahan bisa terjadi usai hubungan seksual. Apabila kamu mengalami polip pada hidung, akan timbul benjolan yang aneh pada bagian dalam hidung yang mengganggu dan mempersulit proses pernapasan.
Jika kamu mengalami hal yang tidak nyaman dan berpotensi berbahaya pada bagian tubuhmu, segera periksakan diri ke dokter. Kamu juga harus membiasakan diri untuk melakukan medical check-up supaya polip tanpa gejala dapat dideteksi dengan mudah.
Polip adalah sebuah penyakit yang tidak berbahaya, tetapi harus ditangani sejak dini supaya tidak berlanjut menjadi hal serius seperti tumor ganas dan tentu saja kanker. Jagalah kesehatanmu dan perbaiki gaya hidupmu. Kamu juga bisa turut membantu mereka dengan penyakit polip kronis melalui donasi di aplikasi fundraiser kesehatan WeCare.id. Lewat WeCare, kamu bisa membantu masyarakat Indonesia yang kekurangan agar dapat mengakses sistem kesehatan yang layak.
[wecare_app_banner type=‘1’]
Referensi:
Sudiono, Janti. (2014). Sistem Kekebalan Tubuh. Jakarta : EGC
Joseph, Novita. 2021. Polip. Hello Sehat