Sunat atau khitan sudah menjadi hal yang umum di kalangan umat Muslim. Namun belakangan, banyak orang memilih melakukan sunat untuk alasan kesehatan. Sunat sendiri adalah proses melepaskan kulup atau kulit yang menyelubungi ujung penis, atau dalam bahasa medis disebut preputium.
[wecare_plugin slug=’alvino-rf’]
Sunat atau sirkumsisi bisa dilakukan pada orang dewasa maupun bayi. Untuk tahu lebih jauh mengenai manfaat, risiko, dan efek sampingnya, simak terus artikel ini.
Dari segi kesehatan, khitan memiliki banyak sekali manfaat. Karena itu, dibandingkan tidak disunat, laki-laki sebaiknya disunat. Di antara manfaat-manfaat tadi adalah:
Laki-laki yang tidak disunat memiliki risiko infeksi saluran kemih lebih tinggi dibandingkan mereka yang disunat. Infeksi kandung kemih adalah ketika organ yang tergolong dalam sistem kadung kemih seperti ginjal, uretra, atau ureter mengalami infeksi.
Selain menurunkan risiko infeksi kandung kemih, khitan juga mampu mengurangi kemungkinan munculnya infeksi menular seksual seperti herpes kelamin, sipilis, HPV, bahkan HIV/AIDS.
Manfaat selanjutnya adalah melindungi laki-laki dari risiko kanker penis. Selain itu, laki-laki yang sudah disunat juga mampu mengurangi risiko terjadinya kanker serviks pada pasangan.
Ada berbagai penyakit penis yang bisa menimpa laki-laki yang belum disunat. Supaya tidak terjadi fimosis atau kondisi saat kulup melekat erat pada kepala penis dan tidak dapat ditarik, sebaiknya segera konsultasikan jadwal sunat pada dokter terdekat.
Penyakit selanjutnya yang bisa dihindari dengan sirkumsisi adalah balanitis atau pembengkakan pada kepala penis dan balanoposthitis atau peradangan pada kepala penis.
Nah sudah tahu kan manfaat sirkumsisi? Walau begitu, kamu tetap harus berkonsultasi dengan dokter sebelum memutuskan untuk melakukan prosedurnya Kenapa? Karena sunat memiliki beberapa risiko maupun efek samping di bawah:
Beberapa hal yang perlu kamu tahu dan bisa kamu lakukan pasca khitan agar luka cepat kering:
Alami Lumpuh Otak dan Meningitis secara Mendadak, Tubuh Sajjad jadi Semakin Kurus!
Setelah sunat, penis biasanya akan memerah dan bengkak. Namun, apabila kamu mengalami kondisi di bawah, segera periksakan ke dokter.
Walaupun sirkumsisi bisa dilakukan kapan pun, Integral Medical Center di London menyatakan bahwa waktu yang tepat untuk sunat adalah ketika anak berusia 7-14 hari. Dalam agama Islam pun, dianjurkan mengkhitan anak sejak usia satu minggu. Hal ini dikarenakan darah yang keluar akan lebih sedikit dan recovery dapat berlangsung lebih cepat.
Itu tadi info bermanfaat seputar sunat atau sirkumsisi. Nah buat yang sedang mencari info mengenai sunat massal, kamu bisa langsung kunjungi WeCare.id. Selain info tentang sunat massal gratis, kamu pun akan menemukan info menarik lainnya mulai dari kesehatan hingga program donasi online.
Tidak perlu ragu karena dengan WeCare, donasi bisa kamu awasi secara transparan. Tidak hanya itu, kamu pun bisa menentukan sendiri ke mana donasi akan kamu salurkan. Jadi, tunggu apa lagi? Segera kunjungi WeCare.id atau download aplikasinya di Play Store.
[wecare_plugin slug=’tommy-maulana’]
Referensi:
Adelia Marista Safitri. 17 Feb 2021. Disunat Atau Tidak, Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan?. HelloSehat.com
dr. Kevin Adrian. 8 Januari 2021. Manfaat Sunat untuk Kesehatan yang Perlu Diketahui. AloDokter.com
dr. Meva Nareza. 30 Agustus 2021. Pengertian Infeksi Saluran Kemih. AloDokter.com
dr. Rizki Tamin. 15 Februari 2021. Sunat, Ini yang Harus Anda Ketahui. AloDokter.com
dr. Levina Felicia. 12 Feb 2020. Sunat. SehatQ.com