Lebaran adalah waktunya kumpul-kumpul dengan sanak-saudara. Bagi mereka yang tinggal jauh dari orang tua, momen Lebaran tentunya saat dinanti karena bisa bertemu lagi dengan orang-orang terkasih. Namun, tak semua orang menantikan momen ini. Bagi sebagian orang, kumpul keluarga bisa menjadi momen yang mereka benci. Perasaan ini bisa disebabkan oleh rasa cemas dan takut, khususnya saat kerabat bertanya tentang hal-hal yang pribadi, misalnya pertanyaan seputar menikah atau pekerjaan. Pernahkah kamu merasakan perasaan seperti itu? Apa yang kamu rasakan itu adalah social anxiety atau kecemasan sosial.
[wecare_plugin slug=’tebusfidyahramadan’]
Adalah hal yang wajar jika terkadang kamu merasa canggung, gugup, ataupun malu di depan orang. Meski kebanyakan orang akan bisa melewati masa ini, bagi sebagian orang kecemasan yang menyertai perasaan malu atau canggung bisa menjadi ekstrem. Saat orang merasa begitu canggung dan cemas sehingga kerap kali membuat mereka susah untuk berbicara atau bersosialisasi ini mungkin bukan sekadar rasa malu. Ini mungkin kondisi kecemasan yang disebut dengan social anxiety atau disebut juga social phobia.
Terdapat dua jenis social anxiety, yaitu spesifik dan umum. Contoh kecemasan sosial yang spesifik atau berhubungan dengan performa yaitu ketakutan berbicara di depan sekelompok orang. Sementara itu, orang-orang dengan kecemasan sosial umum merasa cemas, gugup, dan tidak nyaman ketika berada dalam berbagai situasi sosial.
Sangat biasa bagi orang-orang yang mengalami social anxiety juga mempunyai gangguan lain yang umum. Jika kamu mengalami kecemasan antisipatif, khawatir, malu, ragu-ragu, depresi, perasaan rendah diri, serta menyalahkan diri sendiri di sebagian besar situasi kehidupanmu, penyebabnya mungkin karena kecemasan sosial.
Perasaan malu dan canggung yang ekstrem akan menciptakan perasaan takut yang kuat. Efeknya, orang tersebut akan merasa tidak nyaman untuk berpartisipasi di dalam situasi sosial mereka sehari-hari. Biasanya orang dengan social anxiety bisa berinteraksi dengan mudah dengan keluarga dan beberapa teman dekat. Namun ketika bertemu orang baru, berbicara dalam kelompok, atau berbicara di depan umum bisa mengakibatkan mereka merasa malu yang ekstrem.
Rasa malu yang ekstrem, canggung, dan ketakutan yang dirasakan oleh orang yang memiliki social anxiety akan menghalangi kehidupan mereka. Orang-orang dengan kecemasan sosial, alih-alih menikmati kegiatan sosial, mungkin mereka akan merasa takut terhadap hal tersebut, dan bisa jadi menghindari beberapa aktivitas tersebut.
Terkadang sebagian orang merasa khawatir akan situasi sosial, tapi seseorang dengan social anxiety akan merasa sangat khawatir sebelum, selama, dan setelah bersosialisasi. Berikut ini adalah gejala orang-orang yang mengalami kecemasan sosial:
Kebanyakan orang yang mengalami kecemasan sosial juga menderita masalah kesehatan mental yang lainnya, seperti depresi, gangguan panik atau gangguan kecemasan umum.
Infaq Beras Yatim Pedalaman di Pulau Nias
Sebenarnya tidak jelas apa yang menyebabkan kecemasan sosial, tetapi banyak faktor yang memengaruhi kemungkinan seseorang mengalami social anxiety. Faktor-faktor yang bertanggung jawab untuk kecemasan sosial diklasifikasikan sebagai:
Ada cara untuk membantu meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi gejala kecemasan untuk orang yang menderita social anxiety, di antaranya:
Social anxiety banyak dialami oleh sebagian orang. Kecemasan sosial ini bisa dipengaruhi oleh beberapa faktor. Jika kamu memiliki teman atau anggota keluarga yang mengalami kecemasan sosial, kamu bisa menolong mereka dengan membantu mereka memahami emosi mereka. Selain membantu mereka yang bermasalah dengan kecemasan, kamu juga bisa membantu pasien yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan. Untuk berpartisipasi, kamu hanya perlu mengunduh aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja.
[wecare_plugin slug=’raffa-fauzan’]
Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!
Referensi
Dellanita, A. (2022). Social Anxiety saat Kumpul Keluarga, Begini Cara Menghadapinya. Diambil kembali dari lifestyle.kompas.com.
Pugle, M. (2021). What Is Social Anxiety? Diambil kembali dari verywellhealth.com.
Social anxiety (social phobia). (2020). Diambil kembali dari nhs.uk.
Social Phobia. (2018). Diambil kembali dari kidshealth.org.
Thomas, L. (2021). Social Anxiety – Common Causes. Diambil kembali dari news-medical.net.