Memiliki bayi yang rewel tentunya sangat merepotkan. Apalagi jika sang bayi masih belum dapat berbicara. Jangan abaikan hal ini karena bisa jadi sang bayi sedang mengalami gejala sakit yang serius.
Daftar isi:
Sediakan Makanan untuk Korban Bencana
Banyak hal yang bisa menjadi pemicu rewelnya bayi. Beberapa di antaranya mungkin masih bisa diatasi sendiri oleh. Namun ada beberapa penyebab yang hanya bisa dikenali oleh dokter. Jika kamu memiliki bayi yang masih kecil, khususnya di bawah satu tahun, tangisan bayi bisa berarti beberapa hal.
Bayi yang rewel karena lapar biasanya diawali dengan rengekan pelan yang perlahan semakin keras. Jika kamu memberikan makanan, maka tangisannya akan berhenti.
Bukan hanya orang dewasa yang bisa kesal, ternyata bayi rewel juga bisa mengalami hal serupa. Sang bayi mungkin merasa takut, bosan, atau bahkan kesepian. Bahkan suara keras, mainan, atau orang asing yang mendekati bisa menjadi pemicu bayi rewel. Popok yang sudah penuh atau pakaian yang basah juga bisa membuat bayi tidak nyaman dan akhirnya menangis keras.
Karena bayi di bawah usia satu tahun hanya bisa berkomunikasi lewat tangisan, maka ia akan menjadi rewel jika merasakan sakit. Tangisan karena rasa sakit biasanya melengking dan keras. Pemicunya bisa bermacam-macam, antara lain:
Walau jarang terjadi, bayi rewel dapat menandakan penyakit yang serius. Tangisan bayi yang sedang sakit biasanya cenderung lebih lama. Untuk menghindari kondisi yang semakin memburuk, sebaiknya segera periksakan anak saat:
[wecare_plugin slug=’asrofil’]
Dalam kondisi normal, kamu bisa mencoba beberapa cara berikut untuk menenangkan bayi rewel.
Cobalah untuk menggendong bayi sambil memiringkan tubuhnya ke bagian kiri. Hal ini dapat membantu pencernaan sang bayi. Jangan lupa untuk mengusap punggungnya dengan lembut.
Suara yang dapat mengingatkannya dengan kondisi di dalam rahim ternyata bisa menenangkan bayi rewel. Cobalah untuk memutar suara white noise, dengungan kipas, atau rekaman detak jantung.
Kekenyangan bisa juga membuat bayi rewel. Karena itu pastikan untuk memberikan jeda setidaknya dua jam saat memberinya makan.
Sebagai orang tua, kamu harus mengenali kapan bayi merasa lapar, haus, dan mengantuk. Jadi jika bayi rewel pada waktu-waktu tersebut, kamu bisa menemukan solusi yang tepat untuk menenangkannya.
Perlu diingat, bahwa kondisi dan tips di atas mungkin tidak berlaku untuk setiap bayi rewel. Yang terpenting, kamu bisa mengenali kebutuhan bayi rewel dan menemukan cara yang sesuai dengan kondisi sang bayi.
jangan lupa juga untuk meluangkan waktu dengan membantu pasien tidak mampu yang mengidap berbagai penyakit. Kamu juga bisa berdonasi lebih mudah melalui aplikasi WeCare.id. Caranya, download aplikasi WeCare.id di ponselmu. Donasi yang kamu berikan tentu sangat berharga untuk teman-teman yang membutuhkan.
Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!
[wecare_article_support]
Referensi
American Academy of Pediatrics (2016). Crying and Your Baby: How to Calm a Fussy or Colicky Baby. healthychildren.org
HealthLink BC (2020). Crying, Age 3 and Younger. healthlinkbc.ca