Dengan diangkatnya larangan mudik oleh pemerintah, menjelang Lebaran tahun ini masyarakat Indonesia akan mulai disibukkan dengan aktivitas mudik. Arus mudik 2022 ini puncaknya diprediksi terjadi pada sekitar tanggal 28 – 30 April 2022. Untuk puncak arus baliknya akan terjadi pada sekitar tanggal 7 – 8 Mei 2022. Melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Presiden Joko Widodo mengimbau masyarakat untuk mudik lebih awal agar menghindari puncak arus mudik. Diperkirakan pada saat itu akan ada 23 juta mobil serta 17 juta sepeda motor. Pada puncak arus mudik tersebut diperkirakan akan terjadi kemacetan yang parah.
Hal yang senada diungkapkan juga oleh Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Beliau agar masyarakat pulang kampung sebelum tanggal 28 – 30 April 2022. Kajian Kemenhub menginformasikan bahwa jelang mudik 2022 ini jumlah pemudik diperkirakan mencapai 85,5 juta orang. Jika dibandingkan dengan tahun 2019, terjadi kenaikan jumlah pemudik sekitar 45%. Sekitar 47% pemudik diperkirakan akan menggunakan jalur darat dengan memakai kendaraan pribadi hingga moda transportasi umum.
[wecare_plugin slug=’paketbukapuasa-untukdhuafa’]
Untuk menghindari kemacetan parah pada mudik 2022 ini, ada baiknya kamu ketahui titik-titik rawan kemacetan saat mudik nanti. Berikut ini info titik kemacetan per daerah yang bersumber dari laman situs Kompas.com.
Pada saat mudik nanti, titik rawan kemacetan di Banten diperkirakan terjadi di titik berikut ini:
Untuk daerah Jawa Barat titik rawan macet diperkirakan ada 6 jumlahnya. Kemacetan ini diakibatkan oleh keberadaan pasar tradisional yang lokasinya tepat berada di sisi jalur utama Pantura di daerah Cirebon. Titik kemacetan di Jawa Barat diperkirakan akan terjadi di daerah berikut:
Sementara itu di Sukabumi daerah yang rawan kemacetan saat mudik 2022, di antaranya:
Titik kemacetan saat mudik 2022 di daerah Jawa Tengah diperkirakan terjadi di daerah berikut:
Sementara itu titik kemacetan di daerah Pantura Jawa Tengah pada arus mudik 2022 ini diperkirakan terletak di daerah ini:
Daerah lain di Jawa Tengah yang diperkirakan menjadi titik kemacetan pada arus mudik 2022 adalah:
Untuk arus mudik 2022 ini titik rawan kemacetan di Jawa Timur diperkirakan akan berada di daerah berikut:
Yoga Trianggoro, Direktur Operasi Jasa Marga Tollroad Operator, memperkirakan di tol Trans-Jawa akan terjadi kemacetan di beberapa titik pada arus mudik 2022. Wilayah tersebut di antaranya:
Pemudik yang berada di daerah Lampung – Palembang, akan mengandalkan jalan Tol Trans Sumatera. Adapun titik yang rawan mengalami kemacetan pada arus mudik 2022 di Sumatera, yaitu:
Sementara itu di daerah Sumatera Barat, titik kemacetan pada arus mudik 2022 ini akan terjadi di sekitar daerah berikut:
Selepas dari Bukittinggi menuju Padang, diprediksi titik kemacetan akan berada Pasar Koto Baru serta Pasar Padang Luar. Titik kemacetan lain yang harus diwaspadai yaitu, objek wisata Lembah Anai serta Pasar Lubuk Alung yang menuju arah masuk Kota Padang.
Di wilayah Pesisir Selatan, diprediksi titik macet akan terjadi di Simpang Gaung Teluk Bayur serta Sepanjang ruas jalan Tarusan – Painan.
Itulah info mudik 2022 yang penting untuk diketahui oleh para calon pemudik. Seperti himbauan dari Presiden Jokowi dan Kapolri, sebaiknya mudik sebelum puncak kemacetan yang akan terjadi pada 28 – 30 April 2022. Perhatikan juga titik kemacetan di atas agar tidak terjebak macet. Di sela-sela persiapan mudik, yuk sisihkan waktu sebentar untuk membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan bantuan biaya pengobatan. Caranya cukup mudah singkat. Cukup dengan mengunduh aplikasi WeCare.id di Google Play atau App Store untuk donasi mudah dan praktis kapan saja.
Yuk, ulurkan tanganmu untuk bantu sesama bersama WeCare.id!
Derita Ginjal Bocor dan Stroke di Usia 9 tahun, Raffa Butuh Biaya untuk Berobat!
Daftar Titik Rawan Macet Arus Mudik 2022 di Jawa dan Sumatera. (2022). Diambil kembali dari nasional.kompas.com.
Idhom, A. M. (2022). Prediksi Arus Mudik Lebaran 2022 & Daftar Titik Rawan Macet. Diambil kembali dari tirto.id.
Jokowi: Hindari Mudik Tanggal 28-30 April, Diprediksi Macet Parah. (2022). Diambil kembali dari nnindonesia.com.